HR Excellency

Ternyata Memasang Foto Orang Yang Kita Cintai Dapat Tingkatkan Gairah Kerja

Ternyata Memasang Foto Orang Yang Kita Cintai Dapat Tingkatkan Gairah Kerja
Jan 24, 18|Emotional Intelligence| 3268 times

Angelina Jollie termasuk salah satu artis yang suka membawa foto-fotonya saat shooting. Begitu juga banyak aktor tersohor, juga para eksekutif yang memasang wajah dari orang-orang yang dikasihinya di rungan kantor mereka. Ternyata memasang foto dan wajah orang yang kita kasihi dapat meningkatkan produktivitas kerja.

Memang sih, ada yang keberatan memasang foto orang yang dikasihi. Beberapa alasan mereka diantaranya adalah: ingin menjauhkan kehidupan kerjanya dari hal yang pribadi, tidak ingin terkesan terlalu sentimental, ataupun tidak ingin mencampuradukkan kehidupan pribadi dan kerjaan. Namun, hasil interview dengan banyak yang punya semangat kerja yang luar biasa ternyata justru bisa mengaitkan pekerjaan mereka dengan orang yang dikasihinya. Nah, memasang foto mereka, bisa meningkatkan gairah kerja mereka.

Mengapa hal sederhana seperti memasang foto orang yang dikasihi bisa meningkatkan semangat kerja?

Pertama-tama, menguatkan tujuan dan alasan kita bekerja. Salah satu faktor eksternal itu adalah dengan mengingat untuk siapa kita bekerja. Kalau kita masih sendiri, belum berkeluarga, maka faktor eksternal itu bisa kita tujukan pada orang tua kita. Kita bisa membahagiakan kedua orang tua kita dengan cara bekerja dengan giat dan membagi kebahagiaan dengan mereka. Jangan kecewakan mereka dengan semangat kerja yang rendah. Justru kita harus menjadi contoh bahwa kita begitu semangat dalam bekerja. Sehingga orang tua kita akan bahagia. Ternyata, foto-foto orang tua yang sudah menua dan membesarkan kita, bisa menjadi sumber inspirasi.

Kedua, motifnya bukan lagi melulu soal uang atau kesuksesan, tapi juga kebahagiaan orang lain. Khususnya, orang-orang yang kita kasihi. Foto ini menjadi pengingat yang baik soal motif lain tersebut. Misalkan kalau Anda sudah berkeluarga, maka tidak ada alasan untuk tidak berjuang demi keluarga tercinta. Sejauh mana semangat Anda, sadar tidak sadar, akan membekas di pikiran bawah sadar keluarga Anda. Kita pun lebih bersemangat. Dalam prinsip kecerdasan emosional, memiliki motivasi intrinsik selain uang atau karir semata, adalah jauh lebih penting untuk hasil pekerjaan yang spektakuler.

Ketiga, dalam konsep kompetensi kecerdasan emosi dari Six Seconds (http://www.6seconds.org/) dikatakan soal perlunya Noble Goal atau tujuan yang mulia.  Nah, foto-foto orang yang kita kasihi, mulai dari orang tua, saudara, pacar, suami/istri ataupun anak) bisa menanamkan keyakinan di dalam diri sendiri bahwa kita pun melakukan ibadah yang sangat mulia, dengan keinginan untuk membahagiakan mereka.

Jadi, ternyata dengan memasang foto-foto orang yang kita kasihi bukan hanya memberi daya dorong untuk bekerja. Tapi disisi lain, ternyata tanda sadar kita pun bisa mengembangkan kecerdasan emosi kita dengan lebih mengedepankan mana yang lebih penting bagi kehidupan kita, khususnya orang-orang yang kita kasihi.

So, apakah semangat kerjamu belakangan ini menurun?

Ayo, ingat kembali orang yang Anda sayangi. Kalau perlu, pajang foto mereka ditempat kerja Anda.

Intinya, pupuk kembali semangat kita dalam bekerja dengan lebih mengingat-ingat kembali orang-orang yang kita cintai.

#kecerdasanemosi #kecerdasanemosional

Related Blog

Perubahan atau Transisi?

Things do not change; we change. (Henry David Thoreau) Istilah ‘transisi’ popular setelah diperkenalkan oleh William Bridges dalam bukunya berjudul “Transition”. Persisnya, William Bridges mengat...

IQ Atau EQ: Mana Lebih Penting?
Tips & Motivasi| 15434 times

IQ Atau EQ: Mana Lebih Penting?

IQ atau kecerdasan intelektual, bicara soal kepintaran. Ukurannya adalah kemampuan nalar, akademik. Biasanya IQ bagus, diikuti dengan nilai rapor yang bagus. Kurangnya IQ menyebabkan rendahnya daya...

Kisah Lantai 80 dan Unfinished Business

Ada dua orang bersaudara. Mereka tinggal di lantai 80 yang sangat tinggi di suatu apartemen. Pada suatu ketika, mereka kembali ke apartemen tersebut. Tetapi sayangnya, lift diapartemen tersebut sem...

Sukses dengan Manajemen Kasih Sayang

"Saya menyayangi manager-manager saya yang telah bekerja dengan bagus dan berusaha memberikan insentif terbaik buat mereka. Serta berusaha menjadi partner yang baik buat mereka." (Henry Kravis) Man...

TOXIC RELATIONSHIP : Belajar Dari Kasus Johnny Depp & Amber Heard
Leadership| 3294 times

TOXIC RELATIONSHIP : Belajar Dari Kasus Johnny Depp & Amber Heard

Kasus Johnny Depp dan Amber Heard jadi sorotan dunia. Michelle Cherniss, mantan jaksa seorang ahli di bidang kekerasan rumah tangga dan seksual menyebut hubungan mereka sebagai hubungan yang toxic....

8 Pertanyaan Yang Paling Sering Diajukan Soal NLP
NLP| 10635 times

8 Pertanyaan Yang Paling Sering Diajukan Soal NLP

FAQ (Frequently Asked Questions) Training NLP HR Excellency Pertanyaan 1: Jadi, Apa Sih NLP itu? NLP atau Neuro Linguistic Programming, adalah ilmu pengembangan diri (self development). NLP termasu...

Training Top Negotiator: Training Paling Komprehensif Soal Negosiasi di Indonesia

Negosiasi adalah seni yang setiap hari kita jalani. Saat tawar-menawar di pasar, saat membicarakan proyek dengan klien. Bahkan saat berdiskusi dengan anak atau pasangan, kita sedang bernegosiasi. K...

Identifikasi Masalah dan Bicarakan Baik-Baik pada Karyawan yang ‘Lesu’

Tidak selamanya kinerja karyawan itu stabil. Ada kalanya ia menunjukan kinerja yang baik, namun ada kalanya ia menunjukan kinerja yang menurun. Saat ia sedang menunjukan kinerja yang baik, tentu ki...