HR Excellency

Inilah Faktor Utama Yang Menghambat Tercapainya Cita-Citamu!

Inilah Faktor Utama Yang Menghambat Tercapainya Cita-Citamu!
Jan 25, 18|Emotional Intelligence| 4295 times

“Seorang pesimis akan berkata, gelas ini setengah kosong. Yang optimis akan berkata, gelas ini setengah berisi. Tetapi yang super optimis akan berkata, “Gelas ini penuh. Setengah berisi udara, setengah lagi isinya air!” (www.anthonydiomartin.com)

Martin Seligman, adalah orang yang pertama kali meneliti secara mendalam dan mengungkapkan faktor ini. Namanya OPTIMISME. Dalam bukunya yang terkenal “Learned Optimism”, Martin Seligman mengatakan, faktor utama yang menentukan gagal dan tidaknya sesorang dalam mencapai prestasinya adalah optimisme mereka (referensi yang lengkap bisa dibaca disini: https://positivepsychologyprogram.com/learned-optimism/ ).

So, bagaimana level optimisme terkait dengan kesuksesan dan pencapaian cita-citamu?

Intinya, setiap orang pasti menginginkan yang terbaik dalam hidupnya. Kita pasti menginginkan masa depan kita yang cerah kelak. Maka kita juga pasti akan melakukan berbagai hal untuk dapat mewujudkan impian itu. Untuk mendapatkan energi dalam melakukan berbagai usaha tersebut, kita butuh yang namanya sikap optimis. Mengapa? Sebab, untuk mencapai sesuatu biasanya akan ada halangan atau rintangan di depan mata. Tanpa optimisme, kita mungkin akan menyerah duluan!

Sikap optimis adalah salah satu kekayaan mental yang harus senantiasa dikembangkan. Dan berita baiknya: optimisme memang bisa dikembangkan. Seperti dijelaskan dalam konsep kecerdasan emosi yang dikembangkan oleh lembaga Six Seconds, opimisme adalah bentuk dari kecerdasan emosi seesorang. Semakin cerdas level kecerdasan emosi seseorang, maka akan semakin padai ia membangun sikap optimisnya. Alasannya, karena saat terpuruk, ia akan sanggup mengarahkan emosinya ke level yang lebih baik.

Optimis itu sendiri dapat diartikan sebagai keyakinan akan kehidupan yang lebih baik di masa depan. Sebuah penelitian jangka panjang yang pernah dilakukan di Obero University menemukan bahwa mahasiswa yang ketika menuliskan masa depannya lebih optimis, ternyata lebih sukses dan berhasil dalam karirnya dibandingkan rekan-rekannya yang menulisnya realitis ataupun yang pesimistik. Alasannya, menurut para peneliti, dengan keyakinan itulah mereka memiliki energi untuk melakukan segala hal yang kita butuhkan untuk mencapai tujuan tersebut. Itulah sebabnya, mereka memberikan tips soal BPS atau Best Positive Self, atau sering-seringlah bayangkanlah dirimu yang terbaik.

Jadi, dari keterangan tersebut, dapat kita pahami bahwa sikap optimis adalah sumber energi positif yang sangat penting untuk mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik. Dengan sikap optimis, kita akan dapat merasakan semangat yang seolah tidak ada habisnya. Inilah yang disebut energi positif, sebuah energi yang selalu menuntun sikap, pikiran, perasaan dan tingkah laku ke arah yang lebih baik.

Sikap optimis juga merupakan kepercayaan yang muncul dari dalam hati atas tindakan yang kita lakukan. Jika di dalam diri kita ada sikap optimis terhadap hidup, maka dengan sendirinya ini akan menjadi kekuatan mental bagi kita dalam menghadapi segala tantangan hidup. Kita harus sadar bahwa hidup itu tidak selamanya indah. Untuk itu kita harus dapat menumbuhkan sikap optimis ini agar kita selalu siap menghadapi segala hambatan dan rintangan yang mungkin akan kita temui di masa depan.

Nah, sebagai bagian terakhir dari tulisan ini. Ingin tahukah kamu seberapa tingginya LEVEL OPTIMISME dirimu? Gampang. Anda bisa test disini secara gratis:

http://web.stanford.edu/class/msande271/onlinetools/LearnedOpt.html

Salam Antusias!

#kecerdasanemosi

Related Blog

Kecerdasan Emosional (EQ) dan Filsafat Stoik: Bagaimana Filsafat Stoik Ternyata Bisa Melejitkan Level EQ-mu?

Epictetus, salah satu filsuf Stoik terkenal berkata, "Bukan kejadiannya tetapi cara kita memberikan makna atas apa yang terjadi, yang bikin kita menderita". EQ juga mengajarkan soal kemampuan menat...

Lejitkan Kecerdasan Sosial untuk Sukses Anda
Tips & Motivasi| 3391 times

Lejitkan Kecerdasan Sosial untuk Sukses Anda

 “Tertawalah maka dunia akan tertawa bersama Anda”  (Anonim)  Ada kejadian menarik. Seorang pelawak terkenal  Indonesia dicegat serombongan wartawan. Ia ditodong dengan pertanyaan seputar privasiny...

Transformasi Learning Unggul: Rahasia Sukses Belajar Dengan Model 70:20:10
Tips & Motivasi| 3672 times

Transformasi Learning Unggul: Rahasia Sukses Belajar Dengan Model 70:20:10

Ketika bicara tentang pengembangan tenaga kerja, banyak perusahaan mencari cara untuk meningkatkan keterampilan dan produktivitas karyawan mereka. Salah satu model yang banyak dibicarakan adalah mo...

Kebodohan Kuadrat!

Apa jadinya ketika suatu kebodohan yang dilakukan oleh seseorang dilanjutkan lagi oleh orang lain, hasilnya adalah kebodohan kuadrat. Bahkan kadang bisa pangkat tiga, pangkat empat dan seterusnya. ...

10 Alasan Mengapa EQ Mempengaruhi Suksesmu!
Tips & Motivasi| 3182 times

10 Alasan Mengapa EQ Mempengaruhi Suksesmu!

Steve Jobs pernah kena getahnya gara-gara ini! Kalau Anda perhatikan sejarahnya, di tahun 1985 Steve Jobs ditendang keluar dari Apple, perusahaan yang dibangunnya sendiri. Saat itu, karyawan dan re...

Inilah Kunci Rahasia Kerja Produktif dan Bahagia? Tetaplah Antusias dan Kelola Energimu!

Max hobinya reparasi mobil dan otomotif. Dia bisa seharian menghabiskan waktu untuk membongkar mesin mobilnya, membersihkan dan memasangnya kembali. Padahal itu bisa menghabiskan waktu seharian. Be...

Bridge to Terabithia dan Pelajaran Berharga untuk Parenting
Parenting| 8888 times

Bridge to Terabithia dan Pelajaran Berharga untuk Parenting

Cerita di Balik Bridge to Terabithia Bridge to Terabithia adalah kisah yang sarat dengan emosi dan pelajaran hidup. Diangkat dari novel karya Katherine Paterson, film tahun 2007 ini bukan sekadar d...

Mendoakan Bisnis Pesaing

Diceritakan ada seorang yang datang kepada konselornya dalam kondisi stres berat. Ia adalah pemilik sebuah toko dan ada sebuah supermarket yang berdiri tepat di depan tokonya. Kondisi ini pasti aka...