HR Excellency

Identifikasi Masalah dan Bicarakan Baik-Baik pada Karyawan yang ‘Lesu’

No Image
Apr 7, 17|Manajemen HRD| 4140 times

Tidak selamanya kinerja karyawan itu stabil. Ada kalanya ia menunjukan kinerja yang baik, namun ada kalanya ia menunjukan kinerja yang menurun. Saat ia sedang menunjukan kinerja yang baik, tentu kita tidak akan ada masalah. Namun beda kasusnya jika ia sedang menunjukan kinerja yang menurun. Apa yang bisa kita lakukan untuk mengatasi hal ini?

Mari kita ingat pesan dari HRD Trainer kita terdahulu. Apakah yang harus kita lakukan untuk mengatasi hal ini?

Langkah pertama, ketika anda sudah mulai tahu dan menyadari bahwa karyawan mulai bekerja malas-malasan, bandel, serta sulit diatur, maka anda perlu untuk mengidentifikasi masalah yang menjadi penyebabnya. Dengan hal ini diharapkan kita akan dapat mengetahui seluk beluk permasalahan yang menjadi penyebab kinerjanya yang menurun. Setelah kita mendapatkan kunci dari permasalahanya, kita sakan dapat menyusun strategi untuk mengatasi permasalahan itu. Sehingga karyawan yang mulai tidak rajin tersebut dapat kembali menunjukan kinerjanya. Namun pertanyaannya adalah bagaimana cara mengidentifikasi permasalahan tersebut? Untuk melakukan hal ini, anda bisa tanya langsung atau menanyakan kepada rekan kerja terdekatnya.

Tanyakan secara pribadi kepada rekan kerjanya, dan usahakan karyawan yang bersangkutan tidak mengetahui kalau kita sedang melakukan semacam penyelidikan. Jika hal ini masih belum berhasil, artinya tidak ada satupun rekan kerja yang mengetahui seluk beluk permasalahanya, maka kita bisa menanyakan langsung pada karyawan tersebut.

Panggil saja karyawan tersebut ke ruangan anda, kemudian tanyakan dan bicarakan secara baik-baik. Sampaikan penilaian anda bahwa karyawan tersebut bekerja secara malas-malasan, bandel, dan sulit diatur, kalau perlu hadirkan saksi untuk memperkuat penilaian anda. Tapi yang perlu diingat, jangan membuat karyawan tersebut merasa terintimidasi, anda hanya perlu melakukan pembicaraan yang santai, nyaman, namun harus memiliki dampak yang positif bagi karyawan bersangkutan.

Related Blog

10,5 Tips Menjadi Pemimpin Pendidikan yang Hebat: Ingat Transisi
Leadership| 1497 times

10,5 Tips Menjadi Pemimpin Pendidikan yang Hebat: Ingat Transisi

"Berubah itu mudah, yang sulit adalah transisi." - William Bridges Bayangkan ada seorang kepala sekolah yang baru diangkat, sebut saja Ibu Lestari. Ia diangkat untuk memimpin sebuah sekolah unggula...

Inilah Kunci Rahasia Kerja Produktif dan Bahagia? Tetaplah Antusias dan Kelola Energimu!

Max hobinya reparasi mobil dan otomotif. Dia bisa seharian menghabiskan waktu untuk membongkar mesin mobilnya, membersihkan dan memasangnya kembali. Padahal itu bisa menghabiskan waktu seharian. Be...

Cerdas EQ Saat Kumpul Keluarga: Seni Bertanya dengan Empati Yang Tak Bikin Ilfil
Parenting| 365 times

Cerdas EQ Saat Kumpul Keluarga: Seni Bertanya dengan Empati Yang Tak Bikin Ilfil

Lebaran selalu identik dengan kehangatan. Rumah yang ramai, meja penuh makanan, dan tawa yang saling bersahutan. Namun di balik suasana itu, ada cerita lain yang sering tidak terlihat. Bukan tentan...

Meta Program Dan Sistem NLP Life Profile
NLP| 7068 times

Meta Program Dan Sistem NLP Life Profile

"Lebih baik menangis di dalam mobil Rolls-Royce ketimbang bahagia tapi cuma naik sepeda.” Kalimat ini menjadi terkenal setelah diucapkan oleh Patrizia Reggiani, yang belakangan namanya lebih dikena...

PUNYA ANAK BUAH MILENIAL ??  INILAH 7 TIPS PENTING UNTUK MEMIMPIN DAN MENGELOLA PARA MILENIAL
Leadership| 3338 times

PUNYA ANAK BUAH MILENIAL ?? INILAH 7 TIPS PENTING UNTUK MEMIMPIN DAN MENGELOLA PARA MILENIAL

Generasi MILLENIAL! Di Indonesia, inilah sebutan yang kita berikan untuk generasi yang lahir setelah tahun 1980an. Konon, mereka akan lebih kaya (karena mewarisi asuransi orang tuanya!), lebih seha...

Apa Sih Self Management Itu?
Tips & Motivasi| 4946 times

Apa Sih Self Management Itu?

Selamat dating di dunia kelola diri! Ini adalah kompetensi Kecerdasan Emosional (EQ) yang kedua setelah self awareness. Self Management, bicara soal bagaimanakah setiap hari kita mengelola diri kit...

Kepemimpinan yang Tidak Efektif: 10 Tanda Pemimpin dengan EQ Rendah
Leadership| 4872 times

Kepemimpinan yang Tidak Efektif: 10 Tanda Pemimpin dengan EQ Rendah

Steve Jobs adalah salah satu pemimpin yang brilian namun dianggap memiliki EQ rendah. Dia dikenal sebagai sosok yang sering berperilaku otoriter, tidak peka terhadap perasaan karyawan, dan seringka...

Menciptakan Lingkungan Kerja yang Nyaman

Memiliki karyawan sendiri tetap harus dapat bekerja sama dengan orang-orang di lingkungan kerja. Perusahaan akan menjadi seperti mesin yang diberikan pelumas jika kita menciptakan hubungan positif ...