HR Excellency

Pengaruh Faktor Keluarga Terhadap Kecerdasan Emosi Seseorang

Pengaruh Faktor Keluarga Terhadap Kecerdasan Emosi Seseorang
Jul 5, 17|Emotional Intelligence| 7228 times

Terbentuknya Kecerdasan Emosi atau EQ, bukan hanya terbentuk oleh faktor hereditas atau keturunan saja. Faktor dari lingkungan dimana seseorang itu berinteraksi juga sangat mempengaruhi kecerdasan emosi seseorang. Terutama dalam hal ini adalah lingkungan keluarga dimana seseorang tentu akan lebih banyak berinteraksi dengan keluarga.

Keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam upaya mengembangkan kecerdasan emosi seseorang. Keluarga yang bahagia merupakan suatu hal yang sangat penting bagi perkembangan emosi para anggotanya. Kebahagiaan ini diperoleh apabila keluarga dapat memerankan fungsinya secara baik. Fungsi dasar keluarga adalah memberikan rasa memiliki, rasa aman kasih sayang dan mengembangkan hubungan yang baik diantara anggota keluarga.

Dalam rumah tangga keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang pertama dan utama bagi seseorang sehingga akan mampu mencapai tingkat kematangan. Kematangan di sini adalah bisa dikatakan sebagai seorang individu dimana ia dapat menguasai lingkungannya secara aktif.   Kehadiran keluarga dalam perkembangan emosi sangat penting.

Seorang anak membutuhkan peran seorang ibu sebab apabila anak kehilangan peran dan fungsi ibunya, maka seorang anak dalam proses perkembangan akan kehilangan haknya untuk dibina, dibimbing dan sebagainya. Sehingga anak mengalami yang disebut deprivasi maternal, sedangkan apabila peran kedua orang tua tidak berfungsi, maka disebut deprivasi parental, dan apabila seorang ayah tidak menjalankan fungsinya, maka disebut deprivasi paternal.

Berbeda dengan hal di atas, anak yang dibesarkan dalam keluarga yang mengalami disfungsi keluarga, maka anak akan berisiko untuk menderita gangguan perkembangan mental-intelektual, perkembangan mental-emosional dan bahkan perkembangan psiko-sosial serta spiritualnya. Sehingga tidak jarang dari mereka bila kelak menjadi dewasa akan memperlihatkan berbagai perilaku yang menyimpang, anti- sosial dan sampai kepada tindak kriminal.

#kecerdasanemosi

Related Blog

Ternyata Memasang Foto Orang Yang Kita Cintai Dapat Tingkatkan Gairah Kerja

Angelina Jollie termasuk salah satu artis yang suka membawa foto-fotonya saat shooting. Begitu juga banyak aktor tersohor, juga para eksekutif yang memasang wajah dari orang-orang yang dikasihinya ...

Mengapa Program Teambuilding Gagal? (10 Kesalahan Progam Team Building Yang Sering Terjadi)
Tips & Motivasi| 5984 times

Mengapa Program Teambuilding Gagal? (10 Kesalahan Progam Team Building Yang Sering Terjadi)

"Ada anak buah yang menjengkelkan, bagaimana kalau di-team buildingkan aja ya? Apakah dia bisa merasa kalau tim tidak suka dengan dia dan bisa membuatnya sadar"  "Kami tim kecil, harapannya setelah...

Ketika Internal Trainer Naik Kelas: Pelajaran Penting dari BCA Talented Facilitator Award 2025–2026

Ada satu hal menarik yang kami pelajari saat dipercaya menjadi official partner dalam ajang BCA Talented Facilitator Award 2025–2026. Awalnya mungkin banyak orang membayangkan kompetisi fasilitator...

Empat Tipe Manusia Menghadapi Tekanan Hidup

“Semua kesulitan sesungguhnya merupakan kesempatan bagi jiwa kita untuk tumbuh” (John Gray) Pembaca, hidup memang tidak lepas dari berbagai tekanan. Lebih-lebih, hidup di alam modern ini yang meny...

EQ GOES TO PAPUA 2016: PAPUA..OH..PAPUA!

Ceritanya berawal dari undangan dan ajakan untuk memberikan inspirasi  di Tembagapura, Timika serta Kuala Kencana. Meskipun ini bukan pertama kalinya, tapi kali ini lebih berkesan dan lebih luas ja...

BAGAIMANA BENTENGI DIRI DARI BISNIS TIPSANI (TIPU SANA SINI)

Belum lama ini, kasus First Travel mencuat dan bikin heboh gara-gara pemiliknya berhasil menipu hingga sekitar 800 Milyar untuk uang setoran umroh. Uangnya yang dipakai untuk keperluan pribadi pun ...

Bermain LEGO: Ternyata Bisa Menghasilkan Strategi Jitu
Tips & Motivasi| 1427 times

Bermain LEGO: Ternyata Bisa Menghasilkan Strategi Jitu

“Permainan adalah jembatan menuju imajinasi tanpa batas, dan strategi adalah jalan menuju kesuksesan.” Bayangkan sekelompok eksekutif. Mereka berpakaian rapi, berdasi, duduk serius di sekitar meja ...

6 Tantangan Work From Home (WFH) dan Saran Mengatasinya

Tahun 1665. Saat itu, wabah besar melanda Inggris. Semua dipulangkan. Pada saat itu, Isaac Newton, baru berusia 20an dan sedang studi di Trinity College, Cambridge. Saat itu, demi menghentikan peny...