HR Excellency

6 Tantangan Work From Home (WFH) dan Saran Mengatasinya

6 Tantangan Work From Home (WFH) dan Saran Mengatasinya
Mei 8, 20|Emotional Intelligence| 3339 times

Tahun 1665. Saat itu, wabah besar melanda Inggris. Semua dipulangkan. Pada saat itu, Isaac Newton, baru berusia 20an dan sedang studi di Trinity College, Cambridge. Saat itu, demi menghentikan penyebaran virus keluarlah aturan soal social distancing. Jaga jarak dan mengisolasi diri. Murid-murid yang sekolah di Cambridge, akhirnya dipulangkan. Tak terkecuali Isaac Newton.

Tanpa bantuan seorang profesorpun, jutsru itu adalah masa paling luar biasa dalam kehidupan Isaac Newton. Ia terpaksa pulang belajar di rumahnya, Woolsthorpe Manor, berjarak 60 miles dari utara Cambridge. Tahukah Anda? Justru masa isolasi itulah masa yang paling luar biasa. Pertama, Newton mulai mengerjakan soal-soal matematik yang masih jadi PRnya. Dan itu menghasilkan ilmu kalkulus awal. Kedua, dia bawa pulang beberapa prisma yang lantas dia lubangi kecil-kecil yang menjadi teori awal soal optik. Ketiga, dia punya kesempatan merefleksikan soal pohon apel. Jadi bukan gravitasi ditemukan bukan karena apel jatuh di kepalanya. Tapi, justru Newton melihat apel yang jatuh dan mulai berpikir, “Ada sesuatu yang luar biasa yang menarik itu. Bagaimana kalau kekuatan ini sebenarnya bukan sebatas pohon, tapi bisa sampai ke bulan?” Dan disitulah lahirnya teori gravitasi!

Itulah kisah work from home yang inspiratif. Kalau tidak dipulangkan dan tetap sibuk belajar di Trinity College, mungkin Newton tak punya waktu merenungkan soal gravitasi. Apa pembelajarannya? Artinya, masa work from home (wfh) bisa menjadi masa paling produktif! Itu kalau Anda bisa menggunakannya secara optimal.

Inilah 6 Tantangannya

Problemnya, yang kita lihat di masa pendemi Corona ini justru work from home menjadi masa paling tidak produktif. Bahkan, ada banyak selebritis dan pemikir yang menentang bahwa work from home, harus tetap dipaksa produktif. Bagi mereka, ini justru menambah stres.

Tentu saja, belajar dari Newton, produktif tidak harus identik dengam stres. Produktif juga bisa dilakukan dengan fun. Kita masih tetap bisa memasukkan unsur-unsur fun didalam apa yang kita kerjakan. Termasuk tugas kantor, yang masih harus dikerkakan di rumah.

Yang jadi problem, secara umum, kita mengalami 6 tantangan ini. Keluhan inilah yang mulai banyak bermunculan.

Pertama. Time Challenge. Yakni tantangan menggunakan waktu secara efektif. Karna longgarnya pengawasan, kadang waktu berlalu secara kurang produktif.

Kedua. Proactivity Challenge. Yakni tantangan secara proaktif menyelesaikan pekerjaan dengan supervisi yang minim.

6 Tantangan Work From Home (WFH) dan Saran Mengatasinya (gambar 1)

Ketiga. Focus Challenge. Tantangan fokus melakukan pekerjaan, tanpa terganggu. Padahal di rumah, biasanya distraksinya sangat banyak.

Keempat. Isolation Challenge. Tantangan merasa sendirian, terisolasi serta ter-disconnected dari tim. Kadang ini bisa jadi sumber stres, khususnya buat mereka yang extrovert. Sebagai contoh, seorang wanita penyanyi muda bernama Beth Palmer di Inggris, bunuh diri karena tidak tahan terisolasi.

Kelima. Priority Challenge. Tantangan tetap memiliki prioritas pada proyek pekerjaan penting serta memberikan hasil. Masalahnya banyak organisasi yang mulai mengeluh betapa banyak hasil pekerjaan yang terbengkalai dan tertunda gara-gara harus bekerja dari rumah.

Keenam. Learning Challenge. Ini juga menarik yakni tantangan buat bisa terus mengembangkan diri dan terus belajar. Untungnya saat ini, ada banyak bermuncul pembelajaran online yang bisa diikuti.

Bagaimana Mengatasinya?

Para ahli tentang produktivitas dari seluruh dunia, termasuk misalkan tim ahli dari Singapore National Employers Federation (SNEF) umumnya menyarankan 3 hal penting.

Pertama-tama. Anda harus memiliki jadwal dan skedul. Paling bagus adalah memiliki jadwal dan skedul mingguan dan harian. Dengan demikian, Anda tahu apa yang harus dikerjakan setiap minggunya serta setiap harinya.

Kedua, pakai waktu secara rutin serta usahakan distraksi seminim mungkin. Masih terkait dengan mengoptimalkan waktu, salah satu terbaik adalah mendisiplinkan diri. Termasuk waktu khusus ini juga diumumkan kepada anggota keluarga, supaya Anda tidak terus-menerus diganggu.

Ketiga, ciptakan sebuah spot kerja. Di salah satu sudut ruangan, buatlah semacam kantor kecil dimana Anda bisa bekerja. Problemnya, bagi banyak orang, rumah konotasinya "rileks", "santai". Untuk itu, kita bisa sengaja mengatur atau menciptakan sebuah tempat yang bisa kita "biasakan" untuk berkarya dan produktif.

Dan tentunya satu saran terakhir, lakukan semuanya itu dengan fun. Pastinya, Newton melakukan semua tugas rumahnya dengan fun, dan itulah yang menghasilkan karya-karya besar. Siapa tahu justru work from home ini menjadi momen yang membuat Anda bisa bikin terobosan besar dalam hidup Anda?

Related Blog

Tips Mengembangkan Kecerdasan Emosional (EQ) Yang Jadi Kunci Utama Kesuksesan Saat Ini
Tips & Motivasi| 3014 times

Tips Mengembangkan Kecerdasan Emosional (EQ) Yang Jadi Kunci Utama Kesuksesan Saat Ini

Pernahkah Anda berpikir mengapa beberapa orang tampak lebih sukses dalam kehidupan mereka daripada yang lain? Jawabannya bisa jadi terletak pada tingkat Kecerdasan Emosional (EQ) mereka. EQ adalah ...

Prinsip Magnet & Prinsip People Developement
Tips & Motivasi| 4304 times

Prinsip Magnet & Prinsip People Developement

No one knows everything, but everyone can learn something (Sean Gregory Derrick) Pembaca, hari ini mari kita belajar dari PRINSIP MAGNET. Ini adalah salah satu cara saya mengilustrasikan proses pen...

DIGITAL EQ: CERDAS EMOSI DI ERA DIGITAL INI

Saat ini, kehidupan manusia dipenuhi oleh kemudahan yang dibawa oleh teknologi digital. Ponsel pintar, internet cepat, dan aplikasi modern membuat kita dapat bekerja, belajar, hingga bersosialisasi...

Launching Buku "NLP: Self Training" Tepat Perayaan 78 Tahun Indonesia Merdeka
NLP| 2517 times

Launching Buku "NLP: Self Training" Tepat Perayaan 78 Tahun Indonesia Merdeka

Bertepatan dengan perayaan 17 Agustus 2023, dilakukan launching secara online buku baru terbitan MWS Indonesia yakni "NLP: Self Training". Sekaligus, juga bagi-bagi 78 buku secara gratis, buat iku...

GRIT, 4 FAKTOR PENENTU SUKSESMU!
Tips & Motivasi| 5930 times

GRIT, 4 FAKTOR PENENTU SUKSESMU!

Mau sukses? Milikilah daya tahan yang tinggi. Istilahnya GRIT. Sebagai contoh, pertama-tama adalah kisah Edmund McIlheny. Ketika terjadi perang saudara di  Amerika tahun 1865, Edmund yang tadinya a...

No Image
Parenting| 3458 times

Cinderella Complex: Sindroma Wanita yang Tak Pernah Dewasa-Dewasa!

Setiap kali berantem dan punya problem keluarga, Yanti selalu ngambek dan minggat pulang ke rumah orang tuanya. Padahal, perkawinan Yanti dengan Leo sudah jalan lima tahun dan mereka telah dikaruni...

5 Alasan kenapa perlu belajar Negosiasi
Sales Negotiation| 15616 times

5 Alasan kenapa perlu belajar Negosiasi

Salah satu hal yang saya pelajari ketika saya bernegosiasi adalah bahwa sebelum saya mengubah diri saya, saya tidak dapat mengubah orang lain. – Nelson Mandela (Nobel prize winner, South African st...

Paradigma Lama Soal Training Soft Skills

Salam Antusias Pak Anthony. Saya berada di Semarang menjadi personalia sebuah perusahaan tekstil. Saya mempunyai banyak masalah dengan karyawan-karyawan di sini. Saya mengusulkan diadakannya traini...