HR Excellency

Tips Menjadi Trainer Online Yang Kreatif

Tips Menjadi Trainer Online Yang Kreatif
Agu 28, 20|Training Presentasi| 3782 times

Nah, setelah mengetahui kesalahan apa saja yang sering dilakukan oleh para trainer atau pengajar saat melakukan online training pada artikel yang sebelumnya. Maka inilah saatnya membuat online training Anda menjadi kreatif dan memorable. So, bagi Anda yang ingin lebih kreatif saat mengajar di online training, gunakanlah teknik KREATIF. KREATIF ini sebuah singkatan. K-R-E-A-T-I-F. Mari bahas satu persatu!

K = Kualitas Sinyal Internet yang Stabil.
Pilihlah provider internet yang ketika dipasangkan di kawasan Anda berdampak positif. Dengan sinyal internet yang stabil akan mendukung kualitas suara Anda dan Anda terhindar dari delay. Jika Anda memasukkan video dalam materi Anda, kualitas videonya pun jadi ikut bagus juga. Tidak 'patah-patah'. Kemudian dengan sinyal internet yang stabil, gerakan Anda baik tangan atau ekspresi wajah Anda saat menyampaikan materi akan langsung bisa di nikmati peserta. Hal yang tidak kalah penting jika Anda punya sinyal internet yang bagus dan stabil, akan membantu Anda saat melakukan activity misal dengan analogi sebuah benda. Nah benda yang Anda tampilkan akan menjadi powerful saat diperlihatkan ke meraka gambarnya tidak pecah. Tapi perlu diingat, jika Anda ingin membawa benda untuk di analogikan, pastikan jangan benda yang mengandung warna hijau. Hal ini akan menjadi distraction jika Anda menggunakan green screen.

R = Ruangan minim gangguan.
Pesiapkan ruangan di rumah Anda yang memang minim gangguan. Hal ini akan membantu Anda untuk lebih leluasa memainkan segala activity. Jangan lupa pencahayaannya pun perlu disesuaikan dengan ruangan. Jangan terlalu gelap dan jangan juga terlalu terang. Jika di rumah Anda tidak memungkinkan adanya ruang khusus, Anda bisa menggunakannya di kantor. Tentunya dengan mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah.

E = Energizer & Ice Breaking wajib Ada.
Sudah banyak sekarang contoh ice breaking dan energizer yang di posting di youtube. Para praktisi di luar negeri sana sudah banyak membuat simulasi untuk memberikan sentuhan ice breaking saat pembelajaran online. Ingat, tantangan terbesar kita di pembelajaran online adalah sejauh mana kreativitas kita bisa dikembangkan. Ini yang akan jadi penolong. Malah di kami, di HR Excellency. Kami pernah mengajak peserta in house training kami untuk senam dulu sebelum materi di mulai. Namun ingat, semuanya harus ada pembelajarannya. Senam pun setiap gerakannya kami sampaikan filosofi pembelajarannya. Nah, tantangan bagi Anda untuk melakukannya. Ice breaking bisa dilakukan juga sebagai transisi untuk masuk materi. Sedang energizer, bisa juga Anda yang lakukan atau host Anda yang lakukan. Simple, Anda cukup untuk membangkitkan semangat peserta. Cukup mengepalkan tangan sambil bilang semangat kelayar laptop Anda, dan minta peserta mengikutinya, hal ini bisa membuat energi peserta tetap semangat.

A = Atur Properti pendukung materi.
Maksudnya adalah, dari sekarang Anda harus sudah memikirkan, Anda akan menggunakan properti apa untuk mempermudah menjelaskan materi. Kami di HR Excellency sampai menyiapkan mainan pesawat dan action figure marvell sebagai properti pendukung untuk membuat analogi. Hal ini akan membuat kesan kreatif di mata peserta. Dan materi pun lebih cepat dipahami peserta.

Tips Menjadi Trainer Online Yang Kreatif (gambar 1)

T = Tingkatkan interaksi dengan peserta.
Buatlah state Anda bukan sedang mengajar. Tapi sedang mengajak ngobrol. Hal ini membantu Anda untuk lebih dekat dengan peserta. Buatlah beberapa slide yang bisa menarik perhatian peserta untuk berkomentar di kolom chat atau langsung (unmute). Jangan lupa berikan apresiasi kepada mereka atas jawaban-jawaban yang disampaikan. Komunikasikan juga dengan host agar host dapat membantu Anda untuk memfasilitasi interaksi dengan peserta. Maka perlu gladiresik dulu, untuk mendesign pola interaksi yang mau diterapkan.

I = Inisiatif melakukan "Give Away"
Kalau Anda seorang penulis, Anda bisa membagikan buku Anda kepada peserta yang aktif bertanya atau menjawab. Hal ini akan membuat interaksi antara Trainer dan peserta pun terjadi. Mereka para peserta sangat senang dengan "Give Away". Kami melihat ada beberapa trainer yang membagikan voucher, ada top up saldo 'ojol' ada juga yang kasih berupa barang seperti jaket dan helm. Tapi dampaknya luar biasa. Selain peserta merasakan kreativitas Anda, mereka pun terhindar dari kebosanan.

F = Fasilitasi diri Anda dengan additional Tools
Mulailah berinvestasi untuk melengkapi alat bantu Anda. Seperti drawing pad, kamera eksternal, microphone recording. Hal ini akan mendukung kualitas pengajaran Anda. Dengan drawing pad, Anda bisa menulis dan menggambar di fasilitas whiteboard aplikasi zoom. Dengan menggunakan kamera eksternal, Anda bisa lebih terlihat lebih jelas dan spot di ruangan Anda yang ingin Anda perlihatkan kepeserta bisa terlihat cukupluas. Zoom in zoom out bisa dimainkan dengan kamera eksternal. Karena jika menggunakan kamera internal laptop, jangkauannya terbatas. Selain itu microphone recording berguna untuk memaksimalkan suara Anda. Membuat suara terdengar lebih jelas dan tidak ada noise.

So, Sahabat Excellence itulah tips KREATIF yang bisa Anda gunakan untuk menjadi lebih Kreatif saat mengajar di online training. Jadilah Trainer atau pengajar yang mempersiapkan semuanya. Online training sangat berbeda dengan training biasanya. Tantangannya lebih dahsyat. Namun jika kita tidak bisa beradaptasi, bersiaplah terlindas oleh perubahan. Oleh karena itu, yuk sajikan konten materi yang dikemas dengan kreatif agar Anda dan peserta bisa lebih produktif. Ingatlah sebuah quote dari John medina, penulis buku brain rules. Ia mengatakan :"People don't pay attention to boring things" Orang tidak memperhatikan hal-hal yang membosankan!

Salam Antusias!

Ahmad Madu, Master Trainer HR Excellency

Related Blog

Karyawan Berprestasi: Sumber Iri atau Inspirasi?

Johan (25) adalah karyawan sukses di sebuah perusahaan multinasional di negeri ini. Perjalanan karirnya tergolong cepat. Di usia mudanya itu, ia telah jadi manager. Nyaris tiap tahun ia dipromosika...

Mewujudkan Budaya Kerja Kuat: Studi Kasus Proses Sosialisasi Core Value di PetroChina Indonesia

Bayangkan sebuah kapal besar yang berlayar di samudera luas. Agar tetap berada di jalur yang benar, kapal itu membutuhkan kompas yang jelas dan kru yang memahami arah tujuannya. Begitu pula dengan ...

Kendalikan Amarahmu!

Elizabeth Kenny, seorang perawat yang menciptakan Kenny Methods untuk perawatan penderita polio, suatu hari bertemu dengan sahabatnya, sesama perawat yang sedang marah-marah. Elizabeth tahu beban-b...

10 Learning Guiding Principles: 10 Prinsip Pembelajaran Penting Bagi Pembelajaran Yang Berdampak
Tips & Motivasi| 2770 times

10 Learning Guiding Principles: 10 Prinsip Pembelajaran Penting Bagi Pembelajaran Yang Berdampak

Bagaimana menciptakan program training yang berdampak? Pahami dan terapkan prinsip pembelajaran yang efekti dalam setiap training dan program yang dilakukan. Itulah rahasianya! Selama 20 tahun lebi...

Mengenali dan Me-manage 7 Ciri Toxic Employee!

Pembaca, pernah mendengar istilah Toxic Employee? Dalam salah satu bahasan di buku bestseller saya berjudul Smart Emotion 1 dan 2, saya membahas soal ini. Topik ini rupanya mendapat respon cukup be...

Dahsyatnya Training NLP with Firewalking
NLP| 438 times

Dahsyatnya Training NLP with Firewalking

Hidup seringkali ditentukan bukan oleh apa yang kita alami, melainkan oleh bagaimana kita menafsirkan pengalaman itu. Ada orang yang menghadapi tantangan lalu merasa hancur, namun ada juga yang jus...

Seberapa Tinggikah EQ Salesmu?
Sales Negotiation| 2673 times

Seberapa Tinggikah EQ Salesmu?

Di suatu ruangan presentasi. Seorang sales jasa konsultan konstruksi sedang berhadapan dengan seorang boss. Dan saat itulah, si boss berkata, "Kami pernah menggunakan konsultan konstruksi buat gedu...

Mengapa Mahasiswa Membutuhkan EQ: Kunci Sukses di Dunia Akademik dan Sosial
Tips & Motivasi| 914 times

Mengapa Mahasiswa Membutuhkan EQ: Kunci Sukses di Dunia Akademik dan Sosial

Ketika berbicara tentang kesuksesan mahasiswa di lingkungan akademik dan sosial, seringkali fokus diberikan pada kecerdasan intelektual mereka. Namun, tanpa kecerdasan emosional (EQ), kemampuan ini...