HR Excellency

Tips Problem Solving & Decision Making: Seni Menghadapi Tantangan dengan Bijak

Tips Problem Solving & Decision Making: Seni Menghadapi Tantangan dengan Bijak
Mar 16, 25|Tips & Motivasi| 1032 times

Pada akhir Februari 2025, saya bersama rekan trainer dari Malaysia, Bro Khairul Mazlan, yang juga terafiliasi dengan Miniworkshopseries (MWS) International, mendapatkan kesempatan berbagi wawasan tentang Problem Solving & Decision Making di Vallianz Singapore. Sebagai salah satu perusahaan pembuat kapal terbesar di dunia, Vallianz memiliki pemimpin-pemimpin industri yang berpengalaman dalam menghadapi tantangan kompleks setiap hari.

Workshop ini mengajarkan banyak hal, bukan hanya kepada peserta, tetapi juga kepada kami sebagai trainer. Ada beberapa prinsip penting yang sering kali luput dari perhatian, padahal bisa menjadi kunci dalam pengambilan keputusan yang lebih baik.

1. Problem Solving ≠ Decision Making

Sering kali, dua konsep ini dianggap sama, padahal sebenarnya berbeda.
* Problem Solving adalah seni menemukan solusi untuk sebuah masalah. Ini seperti dokter yang harus mencari tahu penyebab penyakit sebelum memberikan obatnya.
* Decision Making adalah seni memilih pilihan terbaik. Dan ini tidak selalu terjadi karena ada masalah—banyak keputusan besar diambil dalam kondisi normal untuk meraih peluang.

Pemimpin yang baik memahami kapan mereka harus menyelesaikan masalah dan kapan mereka harus mengambil keputusan strategis meskipun tanpa adanya krisis.

2. Cara Bertanya Menentukan Jawaban
Salah satu kesalahan terbesar dalam memecahkan masalah adalah bertanya dengan cara yang salah.

Coba bandingkan dua pertanyaan ini:
❌ "Mengapa kamu selalu terlambat?"
✅ "Bagaimana agar besok kamu bisa datang tepat waktu?"
Pertanyaan pertama membuat seseorang defensif dan mencari alasan. Pertanyaan kedua, sebaliknya, mengajak mereka berpikir ke depan dan menemukan solusi.

Di dunia bisnis, banyak keputusan buruk terjadi bukan karena kekurangan informasi, tetapi karena pertanyaan yang diajukan tidak tepat.

3. Gali Akar Masalah, Jangan Hanya Selesaikan Gejalanya
Banyak orang hanya menangani simtom tanpa menyelesaikan akar masalah. Ini seperti menambal ban bocor tanpa mencari tahu apa yang menyebabkan kebocoran itu terjadi.
Dalam organisasi, kita sering kali menambal masalah dengan solusi instan—misalnya, memberi bonus untuk meningkatkan motivasi tanpa mencari tahu apakah sebenarnya beban kerja yang berlebihan atau lingkungan kerja yang tidak mendukung yang menjadi penyebab turunnya produktivitas.

4. Jangan Andalkan Perasaan Jika Bisa Pakai Data
Terlalu banyak keputusan diambil berdasarkan intuisi, padahal data sering kali memberikan jawaban yang lebih akurat.

Ketika ada data yang tersedia, keputusan sebaiknya tidak hanya berdasarkan firasat. Intuisi tetap penting, tetapi harus didukung dengan fakta dan analisis yang kuat.

Jadi, sebelum bertanya ke hati, tanyakan dulu ke kepala.

Kesimpulannya, workshop ini bukan hanya tentang teori, tetapi tentang bagaimana menghadapi tantangan sehari-hari dengan lebih bijak.

Pemimpin hebat bukan hanya mereka yang cepat dalam mengambil keputusan, tetapi mereka yang tahu kapan harus menyelesaikan masalah, kapan harus bertanya dengan cara yang tepat, dan kapan harus mencari data sebelum bertindak.

Sebagai seorang pemimpin, jangan hanya mencari solusi cepat, tapi carilah solusi yang benar-benar menyelesaikan masalah dari akarnya.

Terima kasih kepada para peserta di Vallianz Singapore yang telah berbagi pengalaman dan perspektif. Karena sejatinya, belajar adalah proses yang tidak berhenti, bahkan bagi seorang trainer.

Related Blog

TIPS TRAINING: CARA APLIKASIKAN QUANTUM TEACHING & ACCELERATED LEAERNING

Quantum Teaching diperkenalkan oleh Bobbi DePorter di era 80-an dan Accelerated diperkenalkan oleh Dave Meier di era 2000-an. Meskipun paradigma dan konsepnya termasuk sudah cukup lama, ternyata ad...

Berapa Suhu Ruang Kantor Terbaik untuk Karyawan?

Kalau kita buat kesepakatan berapa derajatkah suhu ruangan yang nyaman untuk kantor kita, maka tidak akan ketemu. Pasalnya setiap orang memiliki ukuran nyaman sendiri-sendiri dalam menentukan suhu ...

STUDI KASUS TRAINING EQ : KARIR YANG TERSELAMATKAN “Wanita Ini Nyaris Dipecat, Untungnya…”
Tips & Motivasi| 2596 times

STUDI KASUS TRAINING EQ : KARIR YANG TERSELAMATKAN “Wanita Ini Nyaris Dipecat, Untungnya…”

“To know, not to do is not yet to know!” (Zen Wisdom) Apakah belajar itu? Pembelajaran, menurut ilmu Psikologi Belajar adalah ketika terjadi suatu perubahan perilaku. Saat itulah, baru dikatakan ba...

Anti Bullying: Bagaimana Korea Selatan Mengajari Dunia Soal Bullying dan Pendidikan Karakter

Di tahun ini, ada satu pesan keras yang sedang disampaikan Korea Selatan kepada generasi mudanya. Pesan yang sederhana, tapi menghentak bagi para murid di sekolah. "Nilai akademik setinggi apa pun ...

MENDOAKAN BISNIS PESAING

Diceritakan ada seorang yang datang kepada konselornya dalam kondisi stres berat. Ia adalah pemilik sebuah toko dan ada sebuah supermarket yang berdiri tepat di depan tokonya. Kondisi ini pasti aka...

FILOSOFI ANJING: 5 INSPIRASI PENTING SEPANJANG TAHUN ANJING INI
Tips & Motivasi| 19854 times

FILOSOFI ANJING: 5 INSPIRASI PENTING SEPANJANG TAHUN ANJING INI

Hingga akhir tahun 2018 ini, anjinglah yang menjadi inspirasi. Mengapa? Karena menurut penanggalan Tiongkok yang menggunakan karakter binatang, tahun ini dianggap sebagai tahun anjing. Anjing tanah...

Kisah Lantai 80 dan Unfinished Business

Ada dua orang bersaudara. Mereka tinggal di lantai 80 yang sangat tinggi di suatu apartemen. Pada suatu ketika, mereka kembali ke apartemen tersebut. Tetapi sayangnya, lift diapartemen tersebut sem...

Apa Itu Coaching? Pengertian, Sejarah dan Prinsip Utama Coaching Yang Perlu Dipahami!
Training Presentasi| 11673 times

Apa Itu Coaching? Pengertian, Sejarah dan Prinsip Utama Coaching Yang Perlu Dipahami!

Mari kita awali dengan sedikit kisah soal coaching. Pagi-pagi, sebelum jam kantor, Roni sudah tiba. Ia memutuskan untuk menuju ke pantry buat bikin kopi arabica kesukaannya. Waktu berjalan ke sana,...