HR Excellency

Inilah 3 Hal Yang HR Bisa Lakukan Untuk Perbesar Lingkar Pengaruhnya Bagi Orang -Orang di Perusahaan!

Inilah 3 Hal Yang HR Bisa Lakukan Untuk Perbesar Lingkar Pengaruhnya Bagi Orang -Orang di Perusahaan!
Sep 4, 17|Tips & Motivasi| 2500 times

Tahu nggak apa kalimat terbaik yang bisa diterima seorang praktisi HR? Bagiku, kalimat itu datang dari salah satu pimpinan tinggi perusahaan yang mengatakan, "Tin, terima kasih ya. Selama ini aku tidak melihat HR itu bermanfaat. Tapi, dengan timmu aku melihat bagaimana HR menjadi partner yang strategis buat perusahaan ini". Hatiku melambung. Merasa dipercaya tapi juga merasakan itu sebagai tantangan.

Baru-baru ini saya membaca tulisannya Steve Browne "HR On Purpose" yang diterbitkan SHRM th 2017. Tulisan yang menarik karna mengajak orang HR untuk meletakkan "hati"nya dalam pekerjaannya, daripada sekedar menyelesaikan tumpukan dokumen-dokumen kerjanya. Atau sekedar ikut meeting ke meeting, tetapi tidak membumi. Intinya, sama seperti pejabat, banyak HR yang merasa mengurusi rakyat namun tidak merakyat.

Terus, bagaimanakah ide-ide agar HR bisa memperbesar lingkar pengaruh mereka?

Pertama-tama. Berbaurlah dengan masyarakat bawah dalam organisasi. Justru kadang dengan berbaur, Anda bisa mendengarkan banyak hal sekaligus Anda pun bisa langsung mengoreksi kalau ada informasi yang salah.

Kedua. Bagi tugas tim dalam HR untuk terlibat dengan orang-orang. Tugaskan mereka untuk mendengar lantas melaporkan. Lakukan meeting dan obrolkan inisiatif-inisiatif yang bisa dilakukan oleh tim HR. Jangan ekslusif. Jangan sampai HR sendiri terkotak-kotak. Sebagai contoh, meskipun terkadang yang bagian kompensasi sering merasa tidak mengurusi orang secara langsung bukan berarti mereka tidak perlu dekat dengan orang. HR adalah orang, maka hal pertama-tama adalah HR pun harus dekat dengan orang.

Ketiga. Luangkan waktu untuk mendengarkan orang. Ini sebenarnya tugas leader. Tapi, HR bisa berinisiatif mengambil peran leader untuk mendengarkan. Ada yang cuma sekedar curhat, ada si pengeluh, ada yang galau, ada yang mulai demotivasi, ada yang mulai diapproach "took sebelah". Memang tidak semua harus diladeni apalagi dientertain. Tapi, HR jangan sampai tidak punya waktu untuk mendengar keluh kesah orang. Banyak masalah karyawan yang bisa tertangani atau diantisipasi berkat jurus "mendengarkan"nya HR. Percayalah, saya mengalami berkat keinginan meluangkan waktu mendengarkan, tabungan emosi yang baikpun tercipta. Ada karyawan yang mau menuntut perusahaan bisa dicegah berkat hubungan baik. Ada karyawan tidak perform yang bisa dibicarakan baik-baik untuk mundur. Semua itu bisa dilakukan berkat tabungan emosi positif. Dan tabungan ppositif bisa tercipta berkat waktu yang diluangkan bagi orang-orang diperusahaan.

So HR, hukum bisnis berlaku buat Anda, "No time for your people is no time for your business"

Related Blog

6 Hal yang dibutuhkan seorang training manager

Saya akui. Judul ini saya contoh dari artikel yang ada di majalah Training edisi bulan Juni 2019 ini. Ditulis oleh seorang penulis lepas, Adela Belin di majalah tersebut. Artikel lengkapnya bisa di...

10 Pelajaran Cerdas Emosi Dari Film “Inside Out”
Tips & Motivasi| 8434 times

10 Pelajaran Cerdas Emosi Dari Film “Inside Out”

Emosi mana yang kendalikan kamu? Berbagai emosi SENANG, TAKUT, SEDIH, MARAH, JIJIK silih akan berganti mempengaruhi hidupmu. Tidak ada emosi yang lebih baik. Semua emosi itu penting. Tiap emosi pun...

Kecerdasan Emosional (EQ) vs Kecerdasan Artifisial (AI): Menjembatani Jurang Antara Manusia dan Mesin

Pada suatu siang di bulan September, Anna, seorang manajer tim di sebuah perusahaan teknologi terkemuka, duduk di ruang rapat bersama Alex, asisten virtual berbasis AI milik perusahaan. Alex mampu ...

Pelatihan Kepemimpinan Komprehensif (Leadership Training) di Indonesia
Leadership| 3568 times

Pelatihan Kepemimpinan Komprehensif (Leadership Training) di Indonesia

Sebuah pertanyaan penting tapi klise, "Apakah kepemimpinan itu bisa dilatih ataukah memang dari lahir?" Jawabannya tidak gampang. Banyak pemimpin yang memang telah menunjukkan bakatnya sejak mereka...

Cara Super Meningkatkan Kecerdasan Emosional Kita (Part 1)

Kita tentu telah sering mendengar istilah IQ atau kecerdasan intelektual. Seperti yang kita ketahui bahwa IQ menyangkut semua tentang kecerdasan dan ketangkasan otak. Berbeda dengan EQ yang berhubu...

Transformasi Learning Unggul: Rahasia Sukses Belajar Dengan Model 70:20:10
Tips & Motivasi| 3672 times

Transformasi Learning Unggul: Rahasia Sukses Belajar Dengan Model 70:20:10

Ketika bicara tentang pengembangan tenaga kerja, banyak perusahaan mencari cara untuk meningkatkan keterampilan dan produktivitas karyawan mereka. Salah satu model yang banyak dibicarakan adalah mo...

Training NLP with Firewalking: Menjawab Pelatihan NLP yang Berdampak di Indonesia!
NLP| 3052 times

Training NLP with Firewalking: Menjawab Pelatihan NLP yang Berdampak di Indonesia!

Ketika pertama kali menyebutkan istilah NLP banyak orang yang bertanya-tanya. NLP itu apa sih? Bahkan, ada segelintir orang yang berpikir itu adalah istilah keuangan. Karena mereka pikir, NLP adala...

Waspada Hadapi Negosiator Licik, Waspada Negosiator Manipulatif Di Sekitarmu

Banyak orang mengira negosiasi hanyalah proses tawar menawar biasa. Siapa yang menawarkan harga terbaik, siapa yang paling pintar bicara, atau siapa yang paling kuat argumennya. Padahal dalam kenya...