HR Excellency

Cara Super Meningkatkan Kecerdasan Emosional Kita (Part 1)

No Image
Apr 12, 17|Emotional Intelligence| 3307 times

Kita tentu telah sering mendengar istilah IQ atau kecerdasan intelektual. Seperti yang kita ketahui bahwa IQ menyangkut semua tentang kecerdasan dan ketangkasan otak. Berbeda dengan EQ yang berhubungan dengan kecerdasan emosional adalah semua hal yang bersangkutan dengan emosi dan kemampuan pengendalian diri. Sehingga seseorang dapat mengelola perasaan agar mendapatkan manfaat dan pengembangan diri sendiri. Memiliki kecerdasan emosi akan membekali Kita dengan keterampilan memahami perasaan orang, keterampilan komunikasi, manajemen personalia, dan memungkinkan kita meningkatkan kemampuan hubungan pribadi dan profesional.

Mengenal Emosi Diri

Kita dapat bertanya pada hati kita yang terdalam seperti apakah perasaan kita sesungguhnya. Apakah kita merupakan tipikal seorang pemarah, pemberani, penakut, pencemas, peragu atau pemalu dan sebagainya.

Kita dapat mengetahui pada saat apa dan bagaimana Kita marah, takut, gelisah, gembira, bersemangat dan sebagainya. Dengan harapan bahwa setelah mengenal emosi diri, maka akan muncul kesadaran diri bahwa kita sedang merasakan perasaan sedih, senang, takut ataupun cemas. Kesadaran diri untuk mengenali perasaan sewaktu perasaan itu datang merupakan dasar dari kecerdasan emosi.

Mengekspresikan Emosi

Perasaan marah, takut, cemas atau bahagia merupakan emosi yang wajar. Perasaan itu menjadi tidak wajar ketika kita mengekspresikannya secara berlebihan. Sebagai contoh, kita sangat mencemaskan suatu hal yang belum tentu terjadi. Lalu kita bereaksi seolah-olah apa yang ada di dalam pikiran kita tersebut benar-benar terjadi.

Contoh kasus yang sering terjadi adalah saat mengikuti ujian rekrutmen karyawan. Pada saat itu muncul perasaan cemas dan takut terutama saat menjelang tes wawancara dimana kita berhadapan dengan pewawancara yang ikut menentukan hasil ujian. Perasaan-perasaan tersebut apabila tidak dikendalikan dengan baik bisa menjadi suatu hambatan. Dengan melatih pengendalian perasaan, niscaya dapat melalui tahap ujian dengan baik.

#kecerdasanemosi

Related Blog

Bagaimana Membangun dan Menemukan IKIGAI kerjamu?
Tips & Motivasi| 9066 times

Bagaimana Membangun dan Menemukan IKIGAI kerjamu?

Michaelangelo adalah pelukisa yang luar biasa. Konon, tatkala Michaeangelo membuat lukisan di tepi langit-langit yang tersembunyi di sebuah Chapel, dia ditertawakan dan ditanya, “Siapa sih yang aka...

Crisis Proof Memasuki Tahun 2026 Dengan Filosofi Stoik dan EQ

Inilah refleksi akhir tahun dari salah satu seminar dimana tim HR Excellency menjadi salah satu narasumber utamanya. Seminar nasional yang penitianya memghadirkan menteri tersebut membahas satu ke...

Buku dan Kekuatan Kata-kata!
Tips & Motivasi| 5544 times

Buku dan Kekuatan Kata-kata!

Hidup saya dipenuhi dengan buku. Saya telah menulis buku ke 16 dan sayapun masih berusaha membaca beberapa buku tiap minggunya. Sungguh, saya tidak bisa membayangkan hidup tanpa buku. Sejak masih k...

Kecerdasan Emosional: Kunci Pegawai Negeri yang Lebih Humanis dan Efektif

Di lingkungan kerja mana pun, Kecerdasan Intelektual (IQ) selama ini seringkali dianggap sebagai penentu utama kesuksesan seseorang. Namun, sejalan dengan perkembangan zaman dan kompleksitas intera...

10 Ketrampilan Street Smart Yang Penting Diketahui dan Dikuasai!
Tips & Motivasi| 4022 times

10 Ketrampilan Street Smart Yang Penting Diketahui dan Dikuasai!

Mark McCormack pernah menjadi kesal. Ia lulusan sekolah bagus, tapi merasa pendidikannya ternyata tidak menyiapkan dia untuk jadi pebisnis yang tangguh. Lantas, ia menulis buku terkenal “What They ...

Pengaruh EQ Terhadap Keuangan Anda

“Money will come when you are doing the right thing.”  - Mike Philips Tidak banyak yang menyadari bahwa kemampuan kita dalam mengelola emosi bisa sangat mempengaruhi kondisi keuangan kita. Dalam ko...

Self Promotion: Belajar Menjual Diri dengan Elegan
Sales Negotiation| 1436 times

Self Promotion: Belajar Menjual Diri dengan Elegan

Ada seorang staf di sebuah perusahaan, namanya hampir tidak dikenal, meski otaknya penuh dengan ide-ide cemerlang. Dalam setiap rapat, ia lebih sering diam, membiarkan pikirannya mengalir dalam keh...

Jadi HR Yang Merakyat
Leadership| 2459 times

Jadi HR Yang Merakyat

Kisah Franklin Delano Roosevelt (FDR) memang luar biasa. Ia lumpuh karna polio. Tapi sebagai "Mr.President", orang tertinggi di negeri yang adidaya, dia harus ambil keputusan yang tepat. Keputusann...