HR Excellency

"Bapak dan Ibu Guru, Anda Salah!" (Teaching With EQ: Mengajar Dengan Hati)

No Image
Jul 25, 16|Tips & Motivasi| 3043 times

Host: Kemarin, kita merayakan hari Pendidikan Nasional. Hari penting dimana kita menghargai jasa para pendidik yang telah mencerdaskan bangsa kita. Tapi harus diakui, banyak pendidik yang mengajar karena terpaksa. Dan sebaliknya, banyak siswa pun merasa sangat terbebani oleh pendidikan yang diberikan di sekolahnya. Semua itu tidak terlepas dari kurikulum yang dijejelkan, lantas guru-guru yang harus mengajar dengan terpaksa, yang hati dan panggilannya bukan sebagai pengajar tapi "tukang ajar". Makanya, pendidikan yang seharusnya menyenangkan menjadi sebuah momok menakutkan.Smart Emotion kita kali ini akan membahas sebuah topik menarik soal bagaimana mengajar dengan kecerdasan emosional yang tinggi. Soal betapa pentingnya seorang pendidik (guru, pengajar, dosen, trainer) memiliki kecerdasan emosi yang tinggi.

Pertanyaan untuk para Smart Listener, “Siapakah guru Anda di masa kecil yang mempunyai dampak besar terhadap kehidupan kamu sekarang ini? Dan apa yang dilakukannya pada waktu itu?”

  • Mengapa memilih topic soal Guru?
    • Hari Pendidikan Nasional, kelahiran Ki Hajar Dewantara
    • Pendiri Taman Siswa, sekolah yangkasih pendidikan untuk pribumi
    • Guru yang mencopot gelar kebangsawanannya demi bisa diterima
  • Kenapa Judulnya Kok Bapak Ibu Guru Anda Salah? Kesannya menyalahkan banget? Bukannya Guru itu Pahlawan Tanpa Tanda Jasa?
    • Buku “Miss Phillips You’re Wrong!”: kisah seorang milyuner di  Australia, Peter Daniels yang datang dari Afrika Selatan. Generasi ketiga yang hidup dengan jaminan social pemerintah. Ayah ibunya gonta-ganti. Dia miskin, bodoh. Tiap kali nggak bisa, dia ditampar. Miss Phillips sampai bilang, “Kamu bener-bener bodoh dan brengsek. Tahu nggak, orang kayak kamu, nggak akan bisa jadi apapun!”. Harga dirinya sempat jatuh Tapi, ahirnya dia berjuang, hingga akhirnya bisa jadi milyuner! Kalimat pertama dia adalah, “Miss Phillipis Your’re Wrong!”
  • Kalau itu guru yang salah? Adakah inspirasi Guru yang bener?
    • Kisah inspirasi yang sangat terkenal. Kisah Miss Thompson dan Teddy Stoddard. Miss Thompson masuk dikelas 5. Ada seorang siswa yang tampaknya tidak berminat, duduk dngan ngelonjor dan tidak punya motivasi. Nilai-nilainya jelek semua. Akhirnya si miss Thomson ini meneliti semua catatan sebelumnya. Kelas 1 bagus, kelas 2 bagus, kelas 3 bagus. Sampai akhirnya dia menemukan catatan bahwa setelah kelas 3, sesuatu terjadi. Ibunya meninggal.Sejak itu ayahnya sama sekali tidak peduli. Tapi si Miss Thomspon ini mulai perhatian termasuk waktu acara tukar kado. Si Teddy membawa kalung usang yang beberapa maniknya udah lepas dan botol parfum. Semua menertawakan Teddy keculi si Miss Tomson. Ia malah pake kalungnya dan parfummnya ia semprotkan. Ia pun memeluk Teddydan Teddy berkata, “Miss sekarang Miss betul-betul wanginya seperti ibuku”. Sejak itu Miss Thomson memberikan perhatian pada Teddy. Sejak itulah, dikatakan Miss Thomson behenti mengajar berhitung, membaca, menulis tetapi mulai mengajar dari hatinya. Teddypun berubah. Dan di thaun itu, Teddy lulus terbaik. Dan begitulah setiap tahunnya, Miss Thomson selalu menerima surat dari Teddy yang mengatakan, “Your’re my best teacher and you still my best teacher”.  Hingga akhirnya, surat it uterus terjadi termasuk waktu dia menerima surat dari seorang dokter namanya Dr.Teddy Stoddard. Dan beberapa tahun kemudian dia menerima surat dari Teddy yang meminta Miss Thomson jadi ibu pendampingnya karena ia akan menikah. Tahukah, Miss Thoson datang degan menggenakan kalung yang duluTeddy berikan. Dan Teddy brkata, “Teima kasih Miss. Terima kasih telah mempercayai saya. Dan membuat saya berubah”. Tetapi, justru Miss Thomson berkata, “Kamu salah Teddy. Saya tidak tahu sama sekali soal mengajar, sampai kamu hadir dalam kehiduoan saya. Ejak itulah saya baru tahu soal mengajar yang sesungguhnya”.

Nah, Kategori Guru yang Salah, Yang Tergolong Nggak Cerdas Emosi itu Gimana Sih?

  • (1) Robot: datang, sampaikan informasi. Loe paham nggak paham, emangnya gue pikirin? Nggak punya koneksi emosi dengan siswa! Berjarak!
  • (2) No Empathy! Nggak Berempati: buatnya “Kalau ini mudah buat gue, mestinya kalian juga bisa. Bodoh banget sih!”
  • (3) Easily Irritated! Marah, Kalau Siswa Nggak Bisa: merasa terganggu, marah, jengkel kalau siswa bilang nggak paham, nggak tahu atau nggak bisa!
  • (4) Memuntahkan Emosinya di Kelas! Kalau nggak suka, kalau kesel atau ada sesuatu yang tidak seperti ia harapkan, ia bisa mengeluarkan emosi bahkan kata2 yang tidak pantas! Termasuk meghukum!
  • (5) Mood Swing! Emosinya berubah-ubah, seuai dengan keadaannya. Akibatnya kualitas mengajar tergantung suasana hatinya!
  • (6) Nggak Apresiatif! S4: Senang lihat orang susah dan susah liat orang lain senang! Ia senang dibilang “killer”, nggak hargai kerja siswa, apalagi apresiasi!
  • (7) Blaming! Kalau siswa nggak bisa, mereka yang salah! Mereka payah! Kurang konsen! Kurang mau ambil tanggung jawab untuk mikir gimana caranya improve proses mengajarnya?

 

Kenapa Sih Ada Guru-Guru Yang Kayak Begitu?

  1. Bukan “Calling”nya untuk Jadi Guru! Jadi guru karena terpaksa!
  2. Superiority Complex! Merasa diri di atas angin (kenapa namanya di atas angin ya?), mau diapapun juga siswanya nggak berani lawan!
  3. Terbiasa atau BerPengalaman Dengan Kekerasan! Di rumah, mungkin juga sangat emosional, sering mukul! Atau, dia dibesarkan dalam lingkungan penuh kekerasan. Jadi terbiasa!
  4. Stress dan Melakukan Displacement! Displacement adalah suatu cara untuk melampiaskan emosinya dari “tidak aman” kepada pihak “yang aman”. Contoh: ada pimpinan wanita di kantor yang sangat suka mengina, ternyata di rumah ia sering diperlakukan buruk oleh suaminya!
  5. Tidak Punya Referensi Cara Lain! Bisa jadi karena tidak pernah belajar dan tidak tahu, apa yang mesti dilakukan! Satu-satunya cara yang dia ketahui adalah dengan memukul!

 

Jadi, Dalam Mengajar Bagaimana Menerapkan Kecerdasan Emosional?

Ide-ide untuk Teknik Mengajar Yang High EQ!

  • (1) Teaching is sharing of emotion! Kalau kamu suka, siswamu juga akan suka. Kalau terpaksa, siswa juga akan merasa tersiksa!
  • (2) Lakukan AMBAK (Apa Manfaatnya BagiKu): prinsip Quantum Teaching, orang mengingat kalau tahu apa manfaat ia belajar, juga lebih termotivasi! Ingat: banyak anak rajin belajar Inggris setelah keluar negeri karena tahu betapa pentingnya bahasa Inggris!
  • (3) Libatkan emosi. Ingat prinsipnya Six Seconds, “Emotion drives people. People drives performance!”. Caranya: bercerita, gunakan analogi, jangan pakai cara-cara yang klise, biasa!
  • (4) Multi sensory: “People will pay more for entertainment than education”. Libatkan berbagai sensory untuk mengajar, peragakan. Misalkan: “Dan coba lihat si Ant-Man pun jadi kecil,(swiiippp!!!) jadi atom!

 

10,5 Tips Cerdas Emosi Bagi Pengajar

  1. Gunting! Putuskan jangan bawa emosi negatif dari luar. Tentukan batas gerbang sekolah sebagai batas dimana semua beban emosi dari ditinggalkan.
  2. Radar! Mengajar itu transfer emosi. Kalau perasaanmu senang saat ngajar, siswa juga akan merasa senang. Kalau kamu bête, siswa juga bete.
  3. Koin! Ada masalah dengan siswa didikmu? Pilihanmu ada 2, berpikir “Ini masalah” atau “ini tantangan”. Pikiranmu akan menentukan responmu.
  4. Tong Sampah! Jangan jadikan kelas sebagai tempat membuang sampah emosimu. Kalau Anda punya masalah, jangan jadinya siswa didikmu sebagai sasarannya.
  5. Stempel! Stop Labelling. Jangan cepat label anak bodoh. Bisa jadi cara belajarnya berbeda dan pendekatanmu salah!
  6. Cermin! Perilaku siswa seringkali cerminan perilaku guru. Anda bertanggung jawab atas prestasi, karakter, kecintaan siswa. Katakan: Aku bertanggungjawab!
  7. Air Mineral! Jangan jadi air soda, yang ketika digoncang akan meledak. Jadilah air mineral, yang ketika digoncang tetap tenang. Cari tahu masalahnya dulu, sebelum bekata dan bertindak!
  8. Peluit! Tahan 6 detik sebelum marah. Hindari marah, tapi juga bukan lembek. Jadilah tegas. Tunjukkan Anda tetap mencintai mereka.
  9. Jas Hujan! Pakai jas hujan emosi. Katakan, “Apapun yang terjadi tidak akan mengganggu emosiku. Aku akan tenang menyelesaikannya!”
  10. Jempol! Ubah kata negatif jadi positif. Perbanyak kalimat apresiasi, motivasi dan afirmasi. Pengaruhnya dahsyat untuk masa depan!

10,5. Bintang: Mereka akan jadi pemimpin dan orang tua masa depan. Perlakukan anak didikmu dengan respek.

Related Blog

JANGAN NGAKU TRAINER KALAU GAK PUNYA POWER!

Menjadi trainer memang mengasyikkan. Gimana gak mengasyikkan, bisa melakukan perjalanan dinas ditambah berkuliner, bisa sharing knowlegde dengan berakhir dibayar. Untuk yang profesional bayarannya ...

Jangan Hanya Kelola Waktu, tetapi Kelola Energi Anda!
Tips & Motivasi| 4092 times

Jangan Hanya Kelola Waktu, tetapi Kelola Energi Anda!

“Energilah faktor utama tingginya kinerja, bukan waktu” (Jim Loehr & Tony Schwartz, penulis “The Power of Full Engagement”) Saya sering menjumpai orang yang merasa bangga sekaligus memelas terkait...

Buku dan Kekuatan Kata-kata!
Tips & Motivasi| 5544 times

Buku dan Kekuatan Kata-kata!

Hidup saya dipenuhi dengan buku. Saya telah menulis buku ke 16 dan sayapun masih berusaha membaca beberapa buku tiap minggunya. Sungguh, saya tidak bisa membayangkan hidup tanpa buku. Sejak masih k...

Tips dari HRD Trainer Indonesia Agar Jadi Karyawan Berprestasi

Kualitas suatu perusahaan sangat ditentukan oleh kualitas karyawanya. Semakin banyak karyawan berkualitas, semakin maju perusahaan tersebut. Maka dari itu HRD Trainer Indonesia terus mengajarkan me...

Dahsyatnya Training NLP with Firewalking
NLP| 439 times

Dahsyatnya Training NLP with Firewalking

Hidup seringkali ditentukan bukan oleh apa yang kita alami, melainkan oleh bagaimana kita menafsirkan pengalaman itu. Ada orang yang menghadapi tantangan lalu merasa hancur, namun ada juga yang jus...

Inilah 7 Pertanyaan Yang Menyengsarakan Hidupmu!

Ada satu jenis pertanyaan yang seringkali dipertanyakan orang ribuan kali dalam hidup ini. Betul-betul tidak disadari. Tapi sering ditanyakan. Dan ini pula yang sering menyengsarakan hidup mereka. ...

Visi - Strategi - Aksi!

Tahun baru, semangat baru! Pembaca, sudahkah Anda pikirkan bagaimana Anda akan melewati dan mengisi tahun 2010 ini? Memang, tahun yang baru selalu menjadi simbol semangat baru, harapan baru, dan ba...

INILAH 4 SIKAP ORANG YANG CERDAS EMOSI HADAPI MUSIBAH
Tips & Motivasi| 3550 times

INILAH 4 SIKAP ORANG YANG CERDAS EMOSI HADAPI MUSIBAH

Saat musibah, bukan saja dibutuhkan perencanaan dan tindakan cerdas. Sikappun menentukan. Itulah sebabnya EQ (Kecerdasan Emosional) juga dibutuhkan saat musibah terjadi. Nah bagaimanakah prinsip Ke...