- info@hrexcelleny.com
- Jl. Tanah Abang V, no. 32, Jakarta Pusat 10160
“Organizations grow through strategy. Teams grow through emotionally intelligent leaders.”
Di tengah dinamika industri yang bergerak cepat, seorang leader dituntut tidak hanya mampu mencapai target bisnis, tetapi juga mampu membangun tim yang solid, adaptif, dan siap menghadapi berbagai tantangan. Kesadaran inilah yang menjadi landasan penyelenggaraan program Emotional Intelligence for Leader bagi Wings Group Batch 6 pada 27–28 Juli 2026.
Selama dua hari pelatihan, para peserta diajak memahami bahwa kepemimpinan yang efektif selalu berawal dari kemampuan memimpin diri sendiri sebelum memimpin orang lain. Program ini dirancang untuk membantu para leader meningkatkan kualitas kecerdasan emosinya agar mampu mengambil keputusan dengan lebih bijaksana, membangun komunikasi yang sehat, serta menciptakan lingkungan kerja yang produktif.
Hari pertama difokuskan pada penguatan fondasi kepemimpinan melalui EQ Fundamental Knowledge. Peserta mempelajari bagaimana emosi memengaruhi pola pikir, perilaku, komunikasi, hingga proses pengambilan keputusan. Berbagai diskusi dan refleksi membantu peserta mengenali pola emosi pribadi, memahami bagaimana respons emosional terbentuk, mengelola tekanan agar tidak berubah menjadi reaksi yang merugikan, serta melatih High Order Thinking untuk menghasilkan keputusan yang lebih objektif dan efektif.
Melalui berbagai studi kasus dan pengalaman nyata peserta, muncul kesadaran bahwa tantangan terbesar seorang leader sering kali bukan berasal dari target yang tinggi, melainkan dari kemampuan menjaga ketenangan, kejernihan berpikir, dan konsistensi dalam menghadapi tekanan sehari-hari.
Memasuki hari kedua, pembelajaran berkembang dari pengelolaan diri menuju kemampuan membangun hubungan dengan orang lain. Peserta mendalami empat tahapan pengembangan emosi dalam konsep EQM, yaitu Emotional Awareness, Emotional Acceptance, Emotional Affection, dan Emotional Affirmation.
Materi tersebut membantu peserta memahami emosi dan perspektif orang lain, menerima perbedaan tanpa kehilangan rasa hormat, menyesuaikan pendekatan komunikasi sesuai karakter individu, serta membangun mental yang lebih tangguh, optimis, dan terus bertumbuh menghadapi berbagai tantangan.
Berbagai diskusi selama pelatihan menunjukkan bahwa kepemimpinan bukan sekadar kemampuan memberi arahan. Kepemimpinan yang berdampak lahir dari kemampuan membangun kepercayaan, menciptakan rasa aman secara psikologis, serta membantu setiap anggota tim berkembang secara optimal.
Meski demikian, dua hari pelatihan ini bukanlah akhir dari proses belajar. Justru perjalanan sesungguhnya dimulai ketika para peserta kembali ke pabrik, kantor, maupun area operasional masing-masing untuk menerapkan setiap konsep dalam aktivitas sehari-hari.
Karena pada akhirnya, emotional intelligence bukanlah pengetahuan yang cukup dipahami, melainkan keterampilan yang harus terus dilatih dan diwujudkan dalam setiap keputusan, komunikasi, dan tindakan seorang pemimpin.
Melalui program ini, HR Excellency berharap para leader di Wings Group semakin siap menghadapi tantangan organisasi yang terus berkembang, sekaligus mampu menciptakan budaya kerja yang kolaboratif, adaptif, dan berorientasi pada pertumbuhan manusia maupun bisnis.
#anthonydiomartin #anthonydmartin #hrexcellency #mwsindonesia #EQforLeaders #WingsGroup
| Telp. | : | (021) 3518505 |
| (021) 3862546 | ||
| Fax. | : | (021) 3862546 |
| : | info@hrexcellency.com | |
| Website | : | www.hrexcellency.com |
