Smart Emotion: Stop Memupuk Bara Kebencian!

10 | Apr 24, 2019 | HR Excellency | Smart Emotion RadioTalk

Pilpres dan Pileg telah selesai. Tapi aroma kebencian masih tetap terasa. Kemajemukan pun terancam. Ini negeri yang indah dengan beragam perbedaan. Sayangnya, selama Pilpres dan Pileg, perbedaan ini dipertajam. Yang muncul, bukan lagi hanya perasaan tidak suka, tetapi mulai mengarah kepada kebencian. Bahayanya lagi, kebencian ini mulai diajarkan sejak masih anak-anak. Orang tua bahkan sekolah pun mulai mengajarkan stereotipe tertentu menyangkut suku, golongan atau masyarakat tertentu. Tentunya, ini akan masalah besar bagi bangsa kita di masa depan!

Apa bahayanya kalau kebencian ini terus-menerus diajarkan? Apa yang perlu diwaspadai? Mengapa kebencian selalu menjadi malapetaka? Dan mengapa kebencian adalah emosi berbahaya yang tidak boleh dipelihara?

Share this:

You might also like this:

Smart Emotion: “Ibu Yang Aktif, Ibu Yang Produktif, Ibu Yang Inspiratif”

Smart Emotion: “Ibu Yang Aktif, Ibu Yang Produktif, Ibu Yang Inspiratif”

Smart Emotion: IGNITE YOUR PASSION, BE THE LIFE CHAMPION!

Smart Emotion: IGNITE YOUR PASSION, BE THE LIFE CHAMPION!

Smart Emotion: STRESS MANAGEMENT : MENGUBAH BEBAN JADI BENEFIT !

Smart Emotion: STRESS MANAGEMENT : MENGUBAH BEBAN JADI BENEFIT !

Smart Emotion: EQ for Entrepreneur

Smart Emotion: EQ for Entrepreneur

Smart Emotion: “GENERASI TANPA AYAH (Fatherless Generation)”

Smart Emotion: “GENERASI TANPA AYAH (Fatherless Generation)”

Smart Emotion: TOTAL FORMULA for SUCCESS (Belajar Dari Kisah HALODOC)

Smart Emotion: TOTAL FORMULA for SUCCESS (Belajar Dari Kisah HALODOC)