Program “THE POWER TRAINER” Astra Honda Motor (AHM), 15-17 Juli 2019. Honda Training Center – Jakarta.

243 | Jul 18, 2019 | HR Excellency | Latest Event

PT Astra Honda Motor membuktikan konsistensi mereka untuk mengembangkan SDM khususnya di sektor para trainer internal. Pada tanggal 15-17 juli 2019, kembali PT Astra Honda Motor bekerjasama dengan Mini Workshop Series Indonesia menyelenggarakan program The Power Trainer. Program yang menginkubasi dan mempersiapakan para instruktur AHM dan Main Dealer motor Honda di divisi technical service agar mereka mempunyai kemampuan yang jauh lebih baik dalam hal membawakan training yang bersifat teknis. Program The Power Trainer kali ini dilaksanakan di Astra Honda Training Center. Selama tiga hari, gemuruh tepuk tangan dari peserta tiada hentinya membuat suasana kelas begitu hidup. Tentunya batch ini tidak kalah antusiasmenya dari batch sebelumnya. Batch kali ini sangat menantang. Karena para peserta adalah seorang instruktur yang setiap harinya melaksanakan training yang sifatnya teknis. Materinya bisa mengenai mesin motor, sistem pengapian, kelistrikan sampai membahas teknologi dari motor Honda. Melalui program The Power Trainer ini, diharapkan seluruh instruktur technical training dapat mengemas materi yang sangat teknis dengan kemasan yang lebih menarik, lebih entertain, lebih powerful tidak hanya fokus untuk menyampaikan modul materi saja. Tapi bisa dibuat asyik dengan sentuhan kreativitas. Karena peserta training mereka mayoritas adalah para mekanik.

Para instruktur technical yang sudah terbiasa mengajar, ternyata tidak menyia-nyiakan kesempatan mengikuti program The Power Trainer. Hari pertama baru dimulai pun mereka sudah “NGEBOM” dengan aktif bertanya dan mengajak diskusi. Ditambah materi dari Mini Workshop Series (MWS) Indonesia dibalut dengan konsep edutainment yang membuat mereka selalu semangat dan aktif berpartisipasi untuk mengikuti semua activity dengan serius dan fun. Inilah yang dicari oleh mereka yaitu bagaimana state mereka tidak sedang mengajar atau mendidik tapi state yang lebih friendly. Karena state mengajar bisa membuat bahasa tubuh jadi kaku. Hal ini mendatangkan gap antara instruktur dan peserta training. Para instruktur yang sering berbagi ilmu kepada para mekanik hingga pemilik jaringan dengan serius mengikuti pembelajaran yang mengusung metode active learning & experiential learning dari MWS Indonesia. Dengan peserta yang sangat variatif, persiapan yang sangat matang dari para instruktur akan membuat training mereka semakin menarik dan jauh dari kata membosankan dan sulit dipahami. Bukan hanya saat menyampaikan isi materi yang harus dipersiapkan saja. Mereka terkejut bahwa saat Opening dan Closing pun, mereka harus mempersiapkan dengan baik. Kini mereka sadar bahwa jika sampai peserta tidak suka dengan isi materi Anda, bahkan dengan Anda sebagai seorang instruktur, bisa jadi karena state Anda masih terkesan menggurui. So, ubah state Anda untuk menjadi instruktur yang powerful.

Selama 3 hari para instruktur AHM ini di fasilitasi langsung oleh 4 Master Trainer MWS Indonesia, Bp. Anthony Dio Martin, Bp. Max Sandy, Ibu Dian Riupassa dan Bp. Ahmad Madu yang penuh totalitas untuk sharing, berbagi tips aplikatif bagaimana caranya menjadi trainer yang powerful. Semua dikupas tuntas mulai dari cara mempersiapkan training, bagaimana menyampaikan materi dengan terstuktur, bagaimana mendesign slide yang menarik sampai bagaimana cara menyampaikan isi materi dengan penuh powerful dan tak lupa menutup training yang memorable pun menjadi menu santapan yang sangat renyah bagi para peserta. Bukan hanya itu, Para Master Trainer MWS pun mengajak seluruh peserta untuk praktek dari teori yang disampaikan dan diberi constructive feedback. Mereka menyadari bahwa selama ini mereka hanya memberikan informasi dan mengajar saja tanpa mengemasnya dengan sesuatu yang emosional, berdampak dan FUN.

Dibagian akhir tulisan ini, kami mengajak semua peserta untuk belajar dari seekor ikan yang selalu berenang maju apapun kondisinya dan ia tak pernah sekali-kali mundur. Karena Ikan mewarisi sikap pantang menyerah dan pantang berputus asa. Sama halnya dengan seorang instruktur yang akan terus menginspirasi dalam kondisi dan situasi apapun, tak hobi mengeluh dan mencari alasan. Karena ia tahu, menjadi instruktur adalah sebuah passion yang mulia!
So…Buat para Instruktur Honda…. One..Two..Three..Prok..Prok..Prok, Keren!!

Share this: