“Coaching & Counseling for Leader Workshop PHG” di JW Marriott Hotel, Medan 7-8 April 2017

70 | Apr 9, 2017 | HR Excellency | Latest Event

‘Coaching Counseling for Leader Workshop’ menjadi salah satu program yang sangat dibutuhkan para leader karena semua hal tentang ide ‘Pengembangan Orang’ yang menjadi Kompetensi Kepemimpinan dipelajari disini! Permata Hijau Group (PHG) sebagai salah satu perusahaan kelapa sawit terkemuka menyadari akan pentingnya pengembangan SDM yang berkualitas untuk bisa membuat perusahaan ini semakin mengemuka dengan produk yang berkualitas. Dan di sisi lain, demi kemajuan perusahaan, pengembangan organisasi juga membutuhkan pengembangan orang-orangnya sehingga dibutuhkan leader sejati yang peduli dengan orang-orangnya. Bukan kuna sekedar boss. Untuk itulah, manajemen PHG kemudian memberikan kepercayaan yang baru lagi kepada HR Excellency untuk men-sharing-kan materi Coaching Counseling kepada para leadernya.

Untuk batch pertama ini, ada 30 leader yang menjadi peserta, baik itu para pemimpin kebun, pemimpin pabrik, manager bahkan direksi. Workshop yang bertempat di Ruang Oregon, JW Marriott Hotels, Medan ini diadakan selama 2 hari dari tanggal 7-8 April 2017. Workshop ini sendiri dibawakan oleh Master Trainer HR Excellency yaitu Anthony Dio Martin & Max Sandy, serta difasilitasi Rudy Thamrin dan Dian M. L. Riupassa. Kualitas para master trainer HR Excellency yang diramu dengan materi aplikatif dan dibawakan dengan fun namun tetap mendalam membuat para peserta bisa merasakan manfaat workshop ini. Berbagai tools yang disampaikan dan dijelaskan dengan lengkap dan terperinci ini mampu membuat para peserta terbuka pikirannya untuk mempraktikkan Coaching Counseling ke para bawahannya sebagai bagian dari mengasah kemampuannya serta membuat dirinya dan bawahan bisa menjadi pemimpin yang lebih baik. Dalam hal ini belajar untuk menjadi seorang Leader dan bukan Boss bagi bawahannya dengan melihat potensi-potensinya, serta fokus melakukan pengembangan terhadap area-area yang masih perlu dikembangkan anak buahnya. Tidak cukup dengan itu saja, para leader pun dimotivasi untuk belajar memberikan apresiasi kepada bawahan yang sudah menunjukkan hasil kerja yang baik. Mengapa ini penting, karena seringkali hal ini lupa dilakukan seorang pemimpin dan ini justru membuat mereka kehilangan orang-orang potensial mereka. Tentu saja ini akan berpengaruh pada organisasi.

Semoga semua bekal yang diberikan baik lewat pemaparan materi, contoh-contoh kasus dan roleplay yang dilakukan membuat peserta akhirnya menemukan dan lebih jelas tentang “How to Do”-nya dan menerapkannya dalam kerja mereka, bahkan menjadi model bagi para bawahannya untuk melakukan proses coaching counseling ke bawahannya lagi. Selamat menerapkan Couching Counseling para Leader PHG!


Share this: