Apa Itu NLP? Mengapa Belajar NLP?

45 | Sep 17, 2018 | HR Excellency | NLP | Tips & Motivasi
Apa Itu NLP? Mengapa Belajar NLP?

Ketika studi psikologi di awal tahun 90-an, seorang dosen senior mengatakan ada ilmu praktis yang bisa digolongkan dalam ilmu psikologi, tapi tidak menyebutnya psikologi. Namanya NLP. Neuro Linguistic Programming Saat itu saya melihat bukunya, saya saya tidak tertarik. Kupikir, paling-paling hanya sekedar “kecap merek lain” yang mengklaim tentang teknik mengoptimalkan kemampuan manusia.

Tidak disangka-sangka, sepuluh tahun berikutnya, saya baru tergerak belajar. Masalahnya sederhana, ada begitu banyak orang bicara soal NLP dan NLP, dan hal itu membuat saya penasaran. Kedua, saya penggemar buku, dan rata-rata ilmu pengembanghan diri modern, nyaris sebagian besar menyinggung NLP. Lalu, ketiga, begitu banyak testimonial orang yang mengatakan terbantu hidupnya oleh NLP. Lalu, saya pikir, kalau itu memang bagus, maka saya tidak boleh ketinggalan. Maka, saya pun belajar. Ternyata, saya melihat faedahnya. Malahan, tiga jenjang saya ikuti. Mulai dari Basic Practitioner sampai  NLP Trainer. Malahan untuk yang terakhir, saya belajar langsung kepada penggagas ilmu ini yakni John Grinder. Terus terang, saya menyesal. Menyesal,

“Mengapa saya terlambat belajar NLP!”

Setelah itu, dalam berbagai buku yang saya tulis. Dalam seminar dan training-training yang saya bawakan, saya banyak mencuplik ilmu NLP ini. Dan, harus saya akui, banyak yang terbantu oleh ilmu ini. Terakhir, ketika saya menuliskan artikel ini, saya baru saja membantu seorang peserta yang fobia emping (bayangkan, emping yang enak, jadi bahan fobia). Setelah menerapkan NLP, di depan semua peserta, ia mengambil emping dan meremasnya sambal berkata, “Hei Emping, kok bisa-bisanya aku takut sama kamu!”. Itulah NLP. Tidak harus percaya, tapi nyatanya prinsip-prinsipnya NLP terbukti bisa membantu.
Bukan sulap, bukan sihir. Dan terapi emping itu terjadi hanya dalam 30 menit waktu istirahat sore ketika training berlangsung.
Jadi Apakah NLP itu?
Inilah penjelasan tentang NLP yang lebih saya sukai.
NLP adalah metodologi untuk sukses.
NLP mengatasi hambatan masa lalu yang membelenggu kita.
Menyadarkan serta mengoptimalkan soal potensi kita saat ini.
Serta merancang bagi kita masa depan yang lebih baik.

Pada dasarnya, NLP membantu kita mampu memetakan dimana kita berada saat ini. Juga membantu mendapatkan apa yang kita inginkan. NLP berisi ratusan teknik yang bisa membantu kita mengubah, hal-hal yang tidak bermanfaat, mengoptimalkan apa yang bisa membantu kita dan juga menciptakan alternatif pola yang lebih baik dalam perjalanan kehidupan kita.

Problem NLP di Indonesia
Problemnya, di Indonesia ini, NLP masih menimbulkan banyak kontroversi dan juga pendapat yang miring.

Diantaranya, NLP yang kini banyak dikaitkan dengan New Age movement. Memang tidak salah sih kalau pemikirian ini muncul. Masalahnya, banyak prakitis dan pengajar NLP yang kebablasan mengajarkan NLP sehingga memberikan kesan, “Potensi Manusia adalah Segala-galanya”, sehingga Tuhan menjadi nomer dua. Ketidakbijaksanaan inilah, yang akhirnya menjadi bumerang bagi ilmu NLP. Padahal, banyak juga pelaku bahkan rohaniwan yang belajar NLP, yang mampu menggunakan teknik-teknik NLP ini, tanpa meninggalkan Tuhan. Malahan, ilmu NLP yang mengajarkan soal potensi otak manusia, seharusnya membuat kita semakin bersyukur atas karuniaNya!

Kedua, sikap diantara segelintir praktisi NLP yang jadi arogan dan mulai menyerang dan menyepelekan ilmu-ilmu lain, termasuk psikologi. Masalahnya, saya pribadi pernah dengar seorang praktisi NLP yang dengan arogan berkata, “Saya merasa lebih pinter dari psikolog dan psikiater. Ada pasien yang terbelenggu oleh trauma masa lalu yang bersesi-sesi konsultasi tak selesai, bisa saya selesaikan hanya dalam waktu 1 jam pertemuan”. Coba?

Ketiga, kurang kompaknya di antara para praktisi dan pengajar NLP, sehingga cenderung saling menyerang dan menjatuhkan. Padahal, di Indonesia sendiri, pemberitaan dan informasi soal NLP sendiri sebenarnya masih amatlah kurang. Kalau saja, para komunitas, praktisi dan pengajar NLP bersatu, maka pastinya penyebaran informasi NLP di Indonesia, akan bisa semakin positif dan bermanfaat. Dan terus terang di Indonesia ini, sebenarnya ada begitu banyak guru NLP yang luar biasa.

NLP Bermanfaat Untuk Apa Saja?
Kali ini saya akan sharing.
Ada dua pengalaman saya dengan NLP yang powerful. Pertama, sudah lama saya mengalami ketidaknyamanan bepergian. Khususnya, saat saya harus menutup koper yang saya susun. Selalu ada perasaan tidak enak. Entah mengapa perasaan seperti itu muncul. Setelah belajar teknik timeline di NLP, saya menemukan sebabnya. Ternyata hal itu ada kaitannya dengan pengalaman traumatis “tutup peti” saat ayah saya meninggal. Padahal, saat itu saya baru berusia 4 tahun. Ternyata, pengalaman itu tersimpan di bawah sadar dan setiap kali menutup koper, akan pergi. Bawah sadar saya langsung membawa saya ke pengalaman menyakitkan tersebut. Dengan belajar timeline, saya bisa menasihati dan melakukan self terapi. Hasilnya, pengalaman perjalanan bukan lagi menjadi sesuatu yang traumatis, tapi justru membuat ‘excited”.

Kedua, pengalaman saya membangun bisnis. Saya dibatasi oleh limiting belief (keyakinan yang membatasi) sebagai karyawan dan tidak terlalu yakin, kalau mampu menjalankan bisnis. Berbagai teknik decision atau beliefs destroyer dalam NLP ternyata bisa saya pakai untuk menjadi coach buat diri saya sendiri. Saya teringat bagaimana saya menembus batas keyakinan untuk memperoleh uang 1 Milyar rupiah saya yang pertama, bertahun-tahun yang silam. Tentunya saya harus berusaha. Tetapi, ilmu NLP membantu saya menghancurkan keyakinan yang selama itu membelenggu saya.

Itulah yang membuat saya begitu antusias membagikan ilmu NLP.

4 Manfaat NLP Yang Nyata
Jadi, intinya NLP bisa membantu untuk 4 area penting.
NLP, untuk Pengembangan Diri.
NLP, untuk diaplikasikan di Dunia Bisnis.
NLP, untuk diaplikasikan dengan Orang Lain.
NLP, untuk aplikasi Unik.

Untuk Pengembangan Diri, NLP memberikan banyak teknik yang bisa dipakai untuk mengoptimalkan diri. Misalkan, teknik reframing untuk membingkai kejadian atau pengalaman masa lalu yang pahit. Teknik mengatasi limiting beliefs untuk mengatasi berbagai keyakinan masa lalu yang membelenggu kita. Teknik timeline untuk mendeteksi dan menggali kejadian di masa lalu yang menjadi sumber penghambat diri kita, serta melakukan terapi buat diri sendiri. NLP pun memiliki berbagai teknik dan metode yang efektif dipergunakan untuk mengatasi phobia, trauma dengan cepat. Selain itu, NLP juga memiliki banyak teknik yang bisa dipakai agar diri kita bisa mencapai hasil yang lebih baik.

Makanya, ada yang menyebut bahwa NLP adalah ilmu yang bisa membangun Kecerdasan  Personal.
Kecerdasan Personal, adalah kemampuan kita menyadari, mengelola dan mengoptimalkan diri kita sehingga menjadi pribadi yang prestatif dan produktif! Lawan dari pribadi yang tidak cerdas personal adalah pribadi yang terbelenggu, negatif, tidak mempu memberdayakan dirinya sehingga dirinya tidak mampu menghasilkan, malahan jadi beban bagi orang lain.
NLP, bisa diaplikasikan di Dunia Bisnis juga.
Dalam dunia bisnis, NLP bisa bermanfaat untuk mencapai target yang lebih baik, khususnya dalam bidang penjualan, dengan teknik Well Formed Outcome. NLP, juga bisa memberikan berbagai pembelajaran soal teknik berbahasa misalkan Meta Model ataupun memahami program di pikiran orang, yang bisa dipakai pemimpin untuk mencoach anak buahnya lebih baik. Ada juga teknik modelling dalam NLP yang bisa dipakai para pebisnis untuk mencontoh dari para pebisnis lain yang lebih sukses.
Selain itu, NLP juga bisa diaplikasikan dengan orang lain, khususnya dalam hal berkomunikasi.
Ada banyak teknik dalam NLP, yang bisa dipakai baik untuk memahami orang lain lebih baik. Juga bisa dipakai sebagai alat persuasi yang baik. Hampir semua ilmu komunikasi persuasi, mempergunakan teknik-teknik NLP.

Tentunya, selain untuk kepentingan di atas, NLP pun juga dipergunakan dalam berbagai aplikasi unik. Sebagai contoh, teknik-teknik NLP kini banyak dipakai dalam dunia olah raga. Negara Rusia, adalah yang pertama kali terkenal banyak mempergunakan teknik NLP bagi para atlitnya. Kini, sudah banyak coach olah raga yang mengaplikasikan berbagai teknik NLP bagi atlitnya. NLP, pun dipakai dalam dunia politik sebagai alat komunikasi politik. Begitu juga, dalam dunia hiburan, tak jarang kita melihat film-film yang sebenarnya menggukan teknik NLP. Begitu juga, teknik-teknik NLP kini banyak dipakai dalam dunia pendidikan dan juga dalam hal membesarkan anak (parenting).

Begitu luasnya, aplikasi ilmi NLP sampai-sampai ada yang mengatakan bahwa NLP tergantung kepada siapa yang ingin menggunakannya, untuk kepentingan apa pun.

Akhirnya,…
Saking luasnya aplikasi NLP sehingga dapat dikatakan NLP bisa jadi pedang bermata dua, yang harus dipakai dengan bijaksana. NLP bisa menjadi metode dan alat yang sangat berharga untuk pengembangan diri kita. Atau, NLP pun bisa menjadi alat manipulasi yang luar biasa. Tak jarang kita melihat, banyak penipu yang menggunakan teknik-teknik NLP. Belajar NLP, artinya juga menghindari diri kita agar tak mudah tertipu!

Terakhir sekali…
Karena begitu berharganya ilmu ini, makanya setiap tahun sekali, lembaga kami di HR Excellency menyelenggarakan program 3 hari yang mengajarkan ha-hal penting dalam ilmu NLP. Ini adalah program yang paling membantu, untuk memulai perjalanan Anda untuk mengenal dan mengaplikasikan ilmu NLP yang dahsyat!  Ayo, klik info tentang program NLP yang lebih banyak ada di link berikut ini: Klik Disini
Salam Antusias!

Anthony Dio Martin
www.anthonydiomartin.com

Share this:

You might also like this:

Prinsip U-B-W-F
76 | NLP

Prinsip U-B-W-F

Tiga Sebab Utama Anda Kehilangan Motivasi
144 | NLP

Tiga Sebab Utama Anda Kehilangan Motivasi

Motivasi Gunung Es
247 | NLP

Motivasi Gunung Es

8 Pertanyaan Yang Paling Sering Diajukan Soal NLP
54 | NLP

8 Pertanyaan Yang Paling Sering Diajukan Soal NLP

Hati-Hati Sabotase Diri Anda!
163 | NLP

Hati-Hati Sabotase Diri Anda!

“Imagineering”: Belajar dari Kesuksesan Walt Disney
89 | NLP

“Imagineering”: Belajar dari Kesuksesan Walt Disney

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *