Wanita Kini Lebih Unggul Dari Pria?

Wanita Kini Lebih Unggul Dari Pria?

Wanita kalah dari pria? Pikirkan lagi!

Jika Anda termasuk yang berpikir wanita lebih lemah dari pria, pertimbangkan lagi asumsi itu. Selain faktor fisik, ternyata hasil survei dari waktu ke waktu menunjukkan wanita banyak unggulnya dibanding pria. Sebuah data yang melibatkan 51.418 pemimpin di Amerika dan belahan dunia lain menunjukkan banyak aspek dimana wanita ternyata lebih unggul daripada pria. Sebuah riset menarik pernah dilakukan oleh perusahaannya Zenger Folkman sejak 2012 yang lantas dimuat oleh Harvard Business Review. Bahkan disebutkan kontribusi wanita terhadap pertumbuhan GDP suatu bangsa pun, ternyata jauh lebih besar.

Perhatikanlah data berikut ini.

Kalau kita perhatikan data di atas, ternyata pada banyak kompetensi wanita lebih unggul dari pria. Meskipun, tidak terlalu signifikan nilainya, tetapi bagaimanapun, angkanya lebih banyak lebih tinggi terdapat pada wanita. Bahkan, yang menarik dalam hal mengambil inisiatif serta mencapai hasil, wanita dikatakan lebih unggul. Termasuk aspek integritas serta mengembangkan orang lain, wanita pun lebih unggul. Nah, dalam hal apakah pria lebih unggul? Ternyata, pria unggul dalam hal kemampuan teknis serta berpikir strategis. Dua hal yang memang tampak nyata dimana pria biasanya lebih unggul.

Mengapa Wanita Bisa Lebih Unggul?

So, dari waktu ke waktu, “wanita dijajah pria” makin mendekati mitos. Lagipula, di era keterbukaan, sebenarnya kesempatan yang terbuka mulai diberikan kepada wanita. Justru di tempat-tempat dimana masih ada kekuatiran akan peran wanita yang berlebihanlah, yang masih membatasi ruang gerak wanita. Akan tetapi, di tempat dimana wanita mendapatkan kesempatan, fakta membuktikan bahwa wanita ternyata tidaklah kalah.

Jadi, alasan pertama, adalah faktor kesempatan dan keterbukaan yang lantas membuat wanita mendapatkan peluang untuk menunjukkan kemampuannya.

Selain itu, faktor psikologis lain yang ditengarai menjadi dasar keunggulan wanita. Hal ini, terkait dengan pengaruh proses evolusi kaum wanita dimana, untuk menjadi unggul maka wanita harus melatih kemampuan mereka dibagian dimana mereka bisa lebih unggul. Dalam hal fisik, memang wanita dianggap punya nilai minus. Tapi, justru itulah yang membuat kaum wanita lantas mengembangkan kemampuannya di bidang lain. Khususnya, kalau kita perhatikan adalah bidang-bidang yang non teknis.

 Apa Yang Membuat Kaum Pria Merasa Iri?

Dalam hal apakah, jelas-jelas wanita memiliki kelebihan dibandingkan pria? Hal pertama dan terutama tentunya, batas toleransi terhadap rasa sakit. Hal ini mungkin memang terkait dengan proses reproduksi dan evolusi manusia. Fakta menunjukkan wanita lebih tahan terhadap rasa sakit. Hal itu, tentunya terkait dengan fakta dimana wanita umumnya akan melewati proses bersalin yang menyakitkan. Disinilah daya tahan terhadap rasa sakit wanita, mulai kelihatan lebih kuat.

Dari proses inilah, wanita lantas memiliki daya tahan stress yang juga lebih tinggi. Tidak jarang, banyak pekerjaan yang repetitif dan menjenuhkan, lebih banyak dikerjakan oleh pria. Dalam Discovery Channel, kekuatan pria dan wanita diibaratkan seperti singa dengan rusa. Singa memang kuat, tetapi daya tahannya, khususnya berlari hanya sebentar. Sementara rusa yang lebih lemah ternyata punya daya berlari yang sangat jauh. Makanya kiat sering melihat singa yang tersengal-sengal kehabisan nafas sementara sang rusa msih terus berlari menjauh menjauh. Mirip seperti itu pula kekuatan pria dan wanita. Dan karena itu pula, bisa dikatakan level toleransi wanita terhadap stress lebih lama dan juga lebih panjang. Umumnya, hal ini juga dikaitkan dengan rasa sabarnya kaum hawa.

Dan tentunya yang juga seringkali membuat kaum pria lebih iri lagi adalah soal kemampuan multi tasking wanita yang umumnya lebih tinggi. Sudah sangat terbiasa, kita melihat seorang wanita bisa mengerjakan banyak hal sekaligus. Hal ini sering dikaitkan dengan sifat domestik wanita yang harus mengurusi banyak pekerjaan sekaligus, khususnya pekerjaan yang ada di rumah tangga yang beraneka ragam. Itulah yang membuat otot multi tasking wanita umumnya lebih terlatih.

Lantas, Apa Yang Membuat Wanita Sering Tidak Tampil?

Inilah yang menjadi pertanyaan menarik. Kalau ternyata wanita lebih unggul daripada pria, masalahnya mengapa jumlah wanita yang muncul dalam kancah karir, politik ataupun dalam berbagai sendi kehidupan,  ternyata lebih sedikit?

Salah satu penyebabnya adalah masih dominannya kultur pria. Dalam banyak tradisi, kebiasaan, adat bahkan hingga menjurus ke keyakinan, wanita lantas ditempatkan sebagai mahkluk kelas kedua. Aturan-aturan inilah yang lantas kemudian menjadi batasan bagi wanita. Belum lagi ditambah dengan fakta, banyak aturan yang kemudian diciptakan oleh kaum pria, yang jelas-jelas kemudian membatasi wanita untuk bergerak lebih maju.

Tak jarang pula, dalam banyak kasus. Wanita terpenjara oleh pasanggannya ataupun lingkungan keluarga. Entah oleh partner hidupnya ataupun oleh keluarganya sendiri yang punya kekuatiran, dimana wanita tampak terlalu ambisius. Padahal, dalam kenyataannya, bisa jadi kekuatiran itu dilandasi oleh ketakutan bahwa wanita akan lebih unggul dan lebih hebat dari sang pria. Ego inilah yang sebenarnya membuat banyak pria menciptakan batasan bagi pasangannya.

Di sisi lain, dari wanita pun, banyak pula yang masih terjebak dengan paradigma dan batasannya sendiri. Tidak jarang kita melihat ada wanita yang kuatir sendiri kalau terlalu sukses dan berhasil, maka dia akan jadi “perawan tua”. Atau, tidak ingin tampak terlalu ambisius. Mereka pun lantas membatasi sendiri kiprahnya mereka.

Jadi wanita, sekat pembatas itu kini makin rendah. Tinggal apakah kalian berani mengambil kesempatannya?

Anthony Dio Martin, trainer, inspirator, Managing Director HR Excellency & Miniworkshopseries Indonesia, penulis buku-buku bestseller, executive coach,  host di radio bisnis SmartFM, dan penulis di berbagai harian nasional. Website: www.hrexcellency.com dan FB: anthonydiomartinofficial dan IG: @anthonydiomartin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *