Sukses, Sebaiknya Berprestasi! Dan Trainer yang Sukses Menunjukkan Prestasinya!

Kali ini saya akan agak sedikit membanggakan diri, khususnya program yang selama ini kita jalankan. Salah satunya, program sertifikasi trainer Essential Licenced Trainer (ELT) “Great Trainer In Action” yang selama ini rutin kita adakan sebagai lembaga yang dibawah naungan Miniworkshopseries Internasional.

Tahukah bagaimana para trainer kita berprestasi? Saya ceritakan.

Pertama, di salah satu bank nasional terkemuka, ada salah satu lulusan trainer ELT yang sampai memperoleh kesempatan memberikan presentasi di luar negeri. Dalam salah satu BB-nya kepada kami, beliau mengatakan, “Terima kasih karena berkat berbagai teknik yang diajarkan selama di kelas sertifikasi ELT, banyak yang bisa diterapkan untuk membuat audiens terpukau”.

Kedua, salah satu trainer ELT lulusan sertifikasi trainer kita harus menjadi ketua tim yang mendampingi presentasi level propinsi. Ini adalah sebuah lomba dalam rangka acara kerohanian yang rutin dilakukan di bulan-bulan tertentu. Ternyata, apa yang dilakukan dengan timnya adalah mengajarkan mereka metode dan teknik-tekniks presentasi ala trainer ELT. Hasilnya, timnya juara se-propinsi!

Ketiga, ada seorang trainer senior yang sudah pensiun. Saat ini, masih aktif mengajar di sebuah instansi pemerintah yang dulu pernah menjadi tempat dinasnya. Dengan kualitas dan metode pengajarannya, ia kini menjadi salah satu trainer favorit namanya terpampang. Predikat ini hanya diberikan kepada beberapa trainer pilihan peserta. Beliau mengatakan bagaimana pengajaran selama sertifikasi trainer dari Miniworkshopseries amat menginspirasinya!

Sukses, Ayo Berprestasi!

Sukses memang tidak identik dengan prestasi.

Banyak orang yang berprestasi tetapi belum merasa sukses, begitu pula banyak yang sukses meskipun tanpa prestasi dan plakat. Tapi mereka sukses mengatasi kesulitan dan tantangannya.

Tapi seperti selalu dikatakan, alangkah baiknya kalau sebuah sukses bisa dibuktikan dengan sebuah prestasi. Sebab, hal ini menjadi pengakuan sekaligus memberikan kita rasa percaya diri bahwa ada pihak luar yang mengakui kesuksesan kita.

Dalam dunia training memang tidak selamanya ukuran sukses adalah piala, penghargaan ataupun tepuk tangan. Dan pada dasarnya, trainer juga bukan hanya mengejar itu dalam karirnya.

Namun, jangan juga meremehkan pujian dan penghargaan.

Adanya kalimat positif, senyuman puas dan uluran tangan terima kasih apalagi kalimat pujian, bisa menunjukkan bahwa kita telah melakukan pekerjaan yang baik sebagai trainer

So, Bagaimana Menjadi Trainer Yang Berprestasi?

Pada kesempatan kali ini, saya ingin mendorong Anda untuk mewujudkan kemampuan mengajar Anda menjadi sebuah prestasi yang kelihatan. Bagaimana caranya?

Pertama, lihatlah kembali passion ilmu Anda. Pertanyaannya, siapa yang selama ini menikmati kemampuan Anda. Apakah hanya peserta Anda saja, bisakah hal ini diperluas untuk masyarakat lebih luas? Bisakah hal itu diwujudkan dengan sesuatu yang bisa diapresiasi. Misalkan: buku, tulisan.

Kedua, bisakah mencari audiens yang bisa menilai sekaligus menjadi juri. Pikirkan bagaimana kemampuan Anda bisa diapresiasi oleh mereka. Syukur-syukur teknis mengajar Anda bisa menjadi unik sehingga ada pengakuan tertulis mereka.

Ketiga, pikirkan bagaimana metode situasi ataupun konteks Anda bisa menjadi sesuatu yang unik yang bisa diberitakan atau kalau perlu di buat menjadi catatan MURI. Sebagai contoh baru-baru ini, ada seorang trainer yang bekerjasama dengan sebuah pusat karaoke dan menerima penghargaan sebagai trainer yang pertama mengajar di ruang karaoke. Padahal, terus terang di tahun 2000-an awal, waktu di Suarabaya saya sendiri pernah mengajar di ruang karaoke karena saat itu dalam kondisi kepepet sebab tidak ada ruangan yang pas. Tpi masalahnya, trainer ini lebih pintar karena dibuat dokumentasi dan ada piagamnya.Ada jugs trainer yang bikin acara training di pesawat terbang ataupun di kereta api dan diliput oleh pers. Ada juga trainer yang berusaha memecahkan rekor motivasi terlama. Tertarikkah? Bagaimana dengan Anda, apa ide unik mengajar Anda?

Keempat, jadilah yang terbaik sehingga bisa dipresiasi. Ketiga kisah yang saya ceritakan di atas adalah kisah mereka yang bisa menjadi yang terbaik sehingga dapat penghargaan. Saya tidak mengklaim program kita yang hebat. Karena misalkan seperti sekolah. Percuma sekolahnya bagus kalau muridnya tidak mau belajar. Menurut saya yang luar biasa adalah justru para muridnya yang mampu menerapkan apa yang diperolehnya dengan luar biasa sehingga jadi bagus ketika mereka yang mengaplikasikannya.

So jadikan mengajar Anda menjadi sebuah prestasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *