Diambil dari buku: 7 Steps to Emotional Intelligence karya Partrick Marlevede, Denis Bridoux & Rudy Vandamme.
Untuk akses informasi : www.jobEQ.com (ada beberapa tes terkait EQ dalam website ini)
Hubungan emosi dengan kesehatan: marah dengan jatung dan tekanan darah serta sakit kepala; sedih dengan tekanan darah rendah, low immune respons; takut berhubungan dengan alergi & overreaction dari immune tubuh
Kompetensi 1: Managing Your Emotion
- Structure of Subjective Experience: Ada Kejadian – Ada Internal Proses – Ada Internal State – Muncul External Behavior kita
- Asosiasi & disosiasi dari emosi, kita menjadi master atas emosi kita
- Hati-hati dengan yang sudah teranchor dalam diri kita
Kompetensi 2: Levels in Experience & Communication
- Level pemaknaan atas peristiwa tergantung pada: (1) lingkungan, (2) perilaku, (3) capabilities; (4) value/belief; (5) identity; (6) spirituality
- Positive intention dibalik setiap perilaku kita
Kompetensi 3: Planning for Success
- Emotional well formed outcome (Cita-cita yang didukung secara emosional)
- Membuat goal kuncinya: Positive terms, specific & concrete, under your control, quantifiable, ecological
- Emotional support (baik dari diri sendiri maupun lingkungan)
Kompetensi 4: Learn How You Perceive the World and Be in Charge of What Make You Tick
- Cara orang mengambil informasi dari lingkungan: Visual, Auditory, Kinestetik, Olfactory, Gustatory
- Meta Program: bagaimana program di otak dalam memfilter dan melakukan sesuai dengan kecenderungan kita, misalkan: ada yang menjauhi kesulitan, tetapi ada yang lebih tertarik menuju kesenangan, berpengaruh dalam emosi seseorang terhadap suatu “reward”
Kompetensi 5: Emotional Intelligence in Company
- 4 Perceptual Position: persepsi untuk melihat suatu ‘realita’: (1) posisi diri sendiri; (2) posisi orang lain; (3) posisi pihak ketiga; (4) posisi komunitas
Kompetensi 6: Asking the Right Question
- 3 Cara: (1) get unspecific noun; (2) assemblying the unspecified verbs; (3) the boundaries (batasan)
Kompetensi 7: Successfully Interact with Yourself and Others
- Map & Territory: “persepsi orang beragam”, dalam kenyataannya, persepsi itu seringkali dianggap sebagai kenyataan
- Rapport: perlu pendekatan dalam interaksi
|