image_Becoming a Star Employee_web hre

Kondisi perekonomian dunia saat ini sedang mengalami krisis yang kesekian kalinya. Dampaknya seperti bola es yang makin lama gulungannya makin besar. Sudah pasti kondisi ini mempengaruhi kondisi perekonomian Indonesia dan mengakibatkan terjadinya perubahan yang sangat besar di industri. Sebagai turunan dari perubahan yang terjadi di industri, perubahan juga terjadi di organisasi. Dengan kondisi organisasi yang berubah, semua personel yang terdapat di dalamnya mau tidak mau, bisa tidak bisa harus berubah sesuai dengan kondisi saat ini.

Hal ini yang merupakan tantangan terbesar bagi pihak manajemen dan pelaku bisnis untuk tetap mempertahankan lajunya organisasi dengan kemampuan memobilisasi semua karyawan untuk bisa menjadi change agent. Dengan adanya perubahan yang sedemikian besar, banyak karyawan yang kehilangan motivasi dalam bekerja karena merasa ada banyak ketidakpastian yang melingkupi mereka. Keadaan seperti ini bisa diakali dengan membekali para karyawan dengan prinsip-prinsip menjadi karyawan STAR.

Dalam prinsip karyawan STAR, pada intinya adalah bekerja dengan sebaik mungkin seolah-olah kita adalah pemilik perusahaan (mental pengusaha) dengan meningkatkan kemampuan/skill mereka (personal mastery) sehingga mereka menjadi bisa berkontribusi lebih banyak lagi. Jika selama ini mental karyawan biasa adalah No Pay, No Work maka mereka dikenalkan dengan konsep No Work, No Pay. Konsep ini dalam kemudian dielaborasi lagi lebih jauh bahwa seorang karyawan itu tidak perlu risau dengan segala macam isu yang berhubungan dengan benefit dan paket remunerasi yang diterima karena dengan bekerja dan berKONTRIBUSI sebaik-baiknya, mereka sekaligus “menarik” benefit dan paket remunerasi yang lebih baik ke dalam karir mereka.

Oleh karena itu, adalah sangat penting membangun motivasi internal mental melalui pendekatan pelatihan yang sistematis. Melalui berbagai metode dan teknik pelatihan yang konseptual maupun eksperiential, para karyawan akan diberikan INSIGHTS untuk menjadi karyawan top performers. Mereka akan belajar dan memiliki mental ”pemburu” sehingga meningkatkan personal value masing-masing.

Manfaat bagi para peserta yang mengikuti workshop ini adalah:

  • Membangun proses peningkatan motivasi diri melalui aktivitas edutainment yang menarik, menyenangkan serta membangkitkan semangat
  • Membangun kedisiplinan serta daya kemauan yang lebih tinggi dalam bekerja
  • Meningkatkan mentalitas sukses dalam bekerja
  • Mendalami 7 disiplin intrapreneurship mentality yang disingkat WASPADA untuk peningkatan personal power
  • Membangun keyakinan mengenai pentingnya faktor intrapreneurship mentality yang merupakan gabungan antara: IQ (kecerdasan intelektual), EQ (kecerdasan emosional) serta AQ (kecerdasan menghadapi tantangan) yang penting sebagai kunci kesuksesan dalam bekerja

Dibawakan dengan fun, workshop dengan experiential learning ini akan membahas mengenai:

  • Pengantar Change
  • Perubahan Personal
  • Kisah Pemburu dan Petani & Management Intrapreneurship
  • 7 disiplin Management Intrapreneurship (W-A-S-P-A-D-A)
    • Personal Learning (Wajib Belajar)
    • Personal Mastery (Asah Ilmu Sampai Jadi Master)
    • Personal Multipreneur (Simak Ilmu Lain)
    • Personal Contribution (Pentingkan Kontribusi)
    • Team Mentality (Andalkan Tim)
    • Emotional Mastery (Dalami Emosi Positif)
    • Personal Enthusiasm (Antusias)