Emotional Quality ManagementTim Pusdiklat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RIJumat, 16 September 2016Ruang Pertemuan Bag. Perpustakaan Pusdiklat BPK RI, Jakarta – HR Excellency

Bedah Buku dan Ceramah “Emotional Quality Management” untuk Tim Pusdiklat (Pusat Pendidikan dan Latihan) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jakarta, 16 September 2016

BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) RI sebagai lembaga penting negara terus berbenah. Dan untuk itulah sebagai salah satu bagian penting di BPK yakni Pusdiklat (Pusat Pendidikan Latihannya) BPK juga terus meningkatkan diri dan organisasi mereka.  Dibawah kepemimpinan Pak Dwi Setiawan Susanto, Head of Training Centernya BPK RI, Pusdiklat BPK RI mengalami transformasi yang luar biasa. Mulai dari budaya organisasi hingga optimalisasi personil maupun infrastruktur.

Dan dalam rangka pengembangan mindset personil itulah, diadakan acara Employee of the month yang dibarengi dengan Bedah buku dan ceramah. Dan kali ini, Bp. Anthony Dio Martin dari HR Excellency diundang secara khusus untuk membagikan ilmu dan pengalamannya yang tertuang dalam buku best seller “Emotional Quality Management (EQM)”. Acara tersebut dilaksanakan pada tanggal 16 September 2016. Lokasi yang dipilih? Ruang pertemuan di bagian Perpustakaan yang tertata dengan modern milik Pusdiklat  BPK RI. Dan di ruang itulah sekitar 30-40 karyawan Pusdiklat BPK hadir mendengarkan sharing mengenai konsep Kecerdasan Emosional (EQ) dengan Pak Anthony Dio Martin.

Sebagai lingkungan pembelajar, bisa diperkirakan bagaimana antusiasme dan respon peserta. Rata-rata sangat bersemangat dan antusias, mulai dari bertanya, sharing bahkan curhat pengalaman pribadi terkait soal EQ. Tak lupa, sebagai bagian dari acara bedah buku ini, Pak Anthony Dio Martin dan timnya juga diajak berkeliling melihat galeri pengetahuan yang dicanangkan oleh Pusdiklat sebagai center for excellent-nya BPK RI. Sungguh kesempatan yang terhormat bisa berbagi dan sharing dengan tim pejabat, pegawai opersional di Pusdiklat hingga para widyaiswara di Pusdiklat BPK RI. Semoga menjadi organisasi yang semakin SUKSES, sesuai dengan budayanya.